Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Meta Luncurkan Kacamata AI Baru dengan Layar Canggih dan Super Cerdas, Segini Harganya!

📅 Kamis, 18 Sep 2025, 11:52 WIB | Oleh:
Meta Luncurkan Kacamata AI Baru dengan Layar Canggih dan Super Cerdas, Segini Harganya! Doc: AFP
Ket. Mark Zuckerberg memperkenalkan Meta Ray-Ban Display terbaru di konferensi Meta Connect 2025 di Menlo Park, 17 September.

LOS ANGELES - Meta memamerkan kacamata pintar baru pada hari Rabu (17/9), mengandalkan perubahan gaya hidup ke arah perpaduan realitas dan ruang virtual.

Pengumuman tersebut meliputi peluncuran perdana kacamata pintar Meta Ray-Ban Display yang memiliki layar internal yang memungkinkan pemakainya melihat pesan, foto, dan banyak lagi seolah-olah sedang melihat layar telepon pintar.

Disebut sebagai kacamata AI tercanggih dari Meta, Ray-Ban Display dilengkapi dengan gelang penuh sensor yang disebut neural band yang memungkinkan orang mengendalikan kacamata dengan gerakan jari yang halus, dan dibanderol seharga $799 atau sekitar Rp13 juta.

"Tujuan kami adalah menciptakan kacamata berpenampilan hebat yang menghadirkan kecerdasan super personal dan rasa kehadiran menggunakan hologram realistis," ujar CEO Meta, Mark Zuckerberg, saat memamerkan kacamata AI baru di konferensi pengembang tahunan perusahaan teknologi tersebut.

"Gabungan ide-ide ini adalah apa yang kami sebut metaverse."

Zuckerberg telah meramalkan bahwa kacamata pintar yang dilengkapi AI akan menjadi "platform komputasi utama berikutnya," yang pada akhirnya menggantikan telepon pintar.

Raksasa teknologi itu mulai berinvestasi besar-besaran dalam realitas virtual dan metaverse sekitar empat tahun lalu. Zuckerberg mengubah nama perusahaan dari Facebook menjadi Meta pada akhir tahun 2021 untuk mencerminkan perubahan strategi.

Namun Reality Labs, unit realitas virtual milik Meta, secara konsisten mencatat kerugian besar.

Unit ini kehilangan $4,5 miliar pada kuartal kedua tahun ini dengan pendapatan hanya $370 juta, yang menyoroti tantangan berkelanjutan dalam bisnis metaverse.

"Tidak ada peluang realistis bahwa penjualan kacamata pintar akan membuat divisi ini menguntungkan dalam jangka pendek," ujar analis utama CCS Insight, Leo Gebbie, tentang Reality Labs saat menghadiri acara Meta.

"Sebaliknya, ini tentang memainkan permainan jangka panjang untuk melepaskan diri dari ponsel pintar, di mana Meta telah dikekang oleh para pesaingnya Apple dan Google, dan untuk mengendalikan nasibnya sendiri dalam perangkat yang dapat dikenakan."

Kacamata pintar tampaknya sudah ada sejak lebih dari satu dekade lalu, ketika headset dan kamera Google Glass dirilis tahun 2013, meskipun produksinya sudah dihentikan.

Meta telah meraih lebih banyak kesuksesan dengan bingkai yang dikembangkan bersama Ray-Ban, menawarkan fitur-fitur termasuk kamera internal, pemutaran musik, dan interaksi suara dengan AI milik perusahaan.

Menggantikan Telepon Pintar?

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Diserang Rudal Iran, Bandar...
Luar Negeri
Warga Singapura Makin Panja...
Luar Negeri
Disapu Topan Jangmi, 23 War...

Babel Gatiskan 6.000 Sertifikat Halal

46 menit yang lalu | Sujar

Daerah
Babel Gatiskan 6.000 Sertif...
Luar Negeri
Bandara Dihantam Rudal, Kuw...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.