Kawal Pemilu Nasional Mondial Ekonomi Megapolitan Olahraga Rona The Alun-Alun Kupas Splash Wisata Perspektif Wawancara Foto Video Infografis

Menghidupkan Semangat Kebangkitan Nasional, Keluar dari Jebakan ‘Middle Income Country’ Menjadi Negara Maju

Foto : Istimewa
A   A   A   Pengaturan Font

Oleh : Aditya Hera Nurmoko, Dosen STIE YKP Yogyakarta

Hari Kebangkitan Nasional, yang diperingati setiap tanggal 20 Mei, memiliki makna yang sangat penting dalam sejarah Indonesia. Pada tanggal tersebut, tepatnya pada tahun 1908, organisasi pemuda yang bernama Budi Oetomo lahir, dan hal ini menjadi titik awal dari semakin berkembangnya semangat nasionalisme dan cinta akan Indonesia di kalangan pemuda Indonesia. Kebangkitan nasional adalah periode yang terjadi pada paruh pertama abad ke-20 di Nusantara, yang sekarang menjadi Indonesia, di mana rakyat Indonesia mulai menyadari dan mengembangkan kesadaran nasional sebagai "orang Indonesia". Dua peristiwa penting menentukan waktu kebangkitan nasional: berdirinya Budi Utomo pada tanggal 20 Mei 1908, dan kaul Pemuda pada tanggal 28 Oktober 1928.

Kebangkitan nasional ini mencerminkan masa di mana semangat nasionalisme, persatuan, kesatuan, dan kesadaran sebagai sebuah bangsa mulai tumbuh dan berkembang melalui gerakan organisasi modern yang sebelumnya tidak pernah muncul selama masa penjajahan. Hari Kebangkitan Nasional menjadi momen penting untuk memperingati perjuangan dan jasa para pahlawan bangsa dalam membangun Indonesia yang kita cintai ini. Dengan memperingati Hari Kebangkitan Nasional, kita mengenang sejarah perjuangan bangsa kita dan diingatkan akan pentingnya persatuan, kesadaran sebagai bangsa, dan semangat untuk terus maju dalam memajukan Indonesia ke depan.

Moment hari kebangkitan nasional saat ini kita refleksikan, mengingat Indonesia ke depan hanya punya satu kesempatan untuk keluar dari jebakan negara 'middle income' untuk bangkit menjadi 'negara maju'. Indonesia mempunyai waktu sekita 12 tahun memanfaatkan bonus demografi yang ada saat ini sebelum menjadi negara yang banyak manula. Sekitar di tahun 2035 adalah puncak tahun dimana kita memanfaatkan anak muda untuk kebangkitan ekonomi nasional yang didukung oleh kondisi dan sinergisitas budaya, sosial dan poilitik.

Peringatan Hari Kebangkitan Nasional tidak hanya sekadar perayaan yang dilakukan setiap tahun, tetapi memiliki tujuan yang lebih mendalam. Perayaan ini bertujuan untuk terus memperbaharui nilai-nilai kesatuan, persatuan, dan nasionalisme di antara setiap warga Indonesia. Nilai-nilai ini perlu terus diperbaharui dan ditingkatkan agar keberlangsungan negara Indonesia tetap terjaga. Kebangkitan Nasional menjadi titik awal bagi Bangsa Indonesia untuk bangkit dan memiliki jiwa nasionalisme yang kuat, rasa persatuan, dan kesatuan yang tinggi. Melalui peringatan ini, kita mengingat dan menghormati perjuangan para pahlawan bangsa yang telah berjuang keras untuk kemerdekaan Indonesia.
Halaman Selanjutnya....


Redaktur : Eko S
Penulis : Eko S

Komentar

Komentar
()

Top