Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

KLH: Lebih 120 Kota Sangat Kotor, Adipura Tahun Ini Nihil

📅 Rabu, 25 Feb 2026, 16:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
KLH: Lebih 120 Kota Sangat Kotor, Adipura Tahun Ini Nihil Doc: Antara
Ket. Peserta rapat menyaksikan di layar Menteri LH Hanif Faisol Nurofiq memberikan arahan dalam Rapat Koordinasi Nasional Pengelolaan Sampah 2026 di Jakarta, Rabu (25/2).

Jakarta - Menteri Lingkungan Hidup (LH) Hanif Faisol Nurofiq menyebut belum ada kabupaten/kota yang mendapatkan Adipura pada tahun ini dengan lebih 120 daerah masuk kategori Kota Sangat Kotor dan 253 lainnya mendapat status Kota Kotor.

Ditemui usai Rapat Koordinasi Nasional Pengelolaan Sampah 2026 di Jakarta, Rabu (25/2), ia menyebut hanya 35 kabupaten/kota yang mendapatkanSertifikat Menuju Kabupaten/Kota Bersih dan belum ada yang masuk dalam kategori penerima Adipura atau Adipura Kencana.

"Secara umum maka 120-an lebih masih dalam status Kota Sangat Kotor. Kota yang benar-benar belum mengalokasikan anggaran, biaya dan perhatiannya dalam penanganan sampah," kata dia.

Tidak hanya itu, kata dia, terdapat 253 kabupaten/kota yang masuk dalam kategori Kota Kotor, berdasarkan penilaian yang dilakukan tim KLH/BPLH.

"Jadi hampir seluruh kabupaten/kota kita masih dalam upaya untuk mengakhiri, untuk menyudahi praktik-praktik pengelolaan sampah yang belum sempurna," ujarnya.

Sebaiknya Anda baca juga:

Selain itu, tercatat 253 kabupaten/kota masuk kategori pembinaan dan 132 kabupaten/kota masuk kategori pengawasan.

Daerah dalam kategori pengawasan diinstruksikan untuk segera melakukan langkah korektif karena masih mengoperasikan TPA dengan sistem open dumping atau memiliki sampah terkelola di bawah 25 persen.

Berdasarkan data KLH/BPLH di akhir tahun 2025, capaian sampah terkelola di Indonesia baru menyentuh angka 25 persen atau 36.684 ton per hari, sementara 75 persen sisanya atau sekitar 105.483 ton sampah per hari belum terkelola dengan baik.

Pemerintah menargetkan pengelolaan sampah dapat mencapai 100 persen seperti yang tertuang dalam rencana pembangunan jangka menengah nasional (RPJMN) 2025-2029.

Untuk itu, Presiden Prabowo Subianto sendiri sudah menyerukan Gerakan Nasional Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) untuk menyelesaikan isu sampah di tanah air.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Huntara di Langkahan roboh ...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

37 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Megapolitan
Pemkot Jakut Vaksinasi Ribu...
Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

42 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.