Kepala Bapanas Minta Pemda Siapkan Cadangan Pangan, Apakah Bakal Krisis Pangan?
📅 Kamis, 05 Des 2024, 14:34 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: antara foto
JAKARTA - Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi meminta kepada seluruh pemerintah daerah (pemda) untuk memiliki cadangan pangan guna mengantisipasi gejolak harga dan ketersediaan stok. Sebenarnya apa permasalahannya?
Arief menyampaikan, Indonesia memang sudah memiliki cadangan pangan pemerintah (CPP), tetapi masih terpusat di Pulau Jawa. Menurutnya, akan lebih baik jika pemerintah daerah juga melakukan hal yang sama.
“Mengenai cadangan pangan kita punya, tetapi alangkah baiknya setiap daerah memiliki cadangan pangan pemerintah," ujar Arief saat Rapat Koordinasi Kesiapan Pangan Natal dan Tahun Baru di Jakarta, Kamis (5/12).
Bapanas dan Dinas Ketahanan Pangan di seluruh daerah, kata Arief, diminta untuk menyiapkan neraca pangan. Menurut Arief, hal itu bertujuan untuk mengetahui berapa produksi dan surplus berasnya di tiap daerah.
“Daerah produsen akan mengetahui berapa produksinya dan berapa kelebihannya. Kemudian diikuti oleh daerah-daerah yang memang bukan daerah produsen dan defisit, itu agar bisa menghitung dan juga melakukan kerja sama antar daerah,” katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sementara itu, Arief juga memastikan bahwa stok barang kebutuhan pokok untuk Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 masuk dalam kondisi yang aman.
Dalam rapat yang dihadiri oleh kementerian/lembaga dan berbagai asosiasi, disebutkan bahwa cadangan beras pemerintah (CBP) berada di level 2 juta ton.
Namun demikian, Arief menekankan kepada kementerian/lembaga serta asosiasi yang terkait pangan, untuk dapat menyiapkan stok untuk Februari dan Maret 2025, lantaran diprediksi akan ada penurunan produksi beras.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Semuanya kondisinya baik dan aman. Tapi justru kita tadi malah advance harus menyiapkan untuk Februari-Maret, karena ada beberapa produk yang memang lead time-nya bisa 1-2 bulan,” ucapnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!