Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kementan: Potensi Areal Tanam Padi Gogo di Kaltim 7.787 Hektare

📅 Rabu, 20 Mar 2024, 13:07 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kementan: Potensi Areal Tanam Padi Gogo di Kaltim 7.787 Hektare Doc: ANTARA/Nyaman Bagus Purwaniawan-R. Wartono
Ket. Dirjen Perkebunan Kementan Andi Nur Alam Syah (kiri) menuju lokasi penanam perdana padi gogo di Desa Tajur, Long Ikis, Paser, Kalimantan Timur.

PASER - Kementerian Pertanian (Kementan) menyebutkan potensi luas areal tanam padi gogo di wilayah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) mencapai lebih kurang 7.787 hektare.

"Sangat luar biasa 7.787 hektare di Kaltim potensi ditanami padi gogo," ujar Direktur Jenderal Perkebunan Kementan Andi Nur Alam Syah di Kabupaten Paser, Kaltim, Rabu (20/3).

Penjelasan tersebut disampaikan pada saat melakukan tanam perdana padi gogo di lahan perkebunan kelapa sawit melalui program kelapa sawit tumpang sari tanaman pangan (Kesatria) di Desa Tajur, Kecamatan Long Ikis, Kabupaten Paser.

Penanaman padi gogo pada lahan perkebunan kelapa sawit itu dilakukan bersama Kelompok Tani Bhineka Tunggal Ika II Desa Tajur.

Potensi luas areal tanam padi gogo di Kabupaten Paser sekitar 7.410 hektare, menurut dia, dan untuk.memperkuat ketahanan pangan harus dimaksimalkan lahan kebun kelapa sawit dan kebun kelapa, atau lahan perkebunan lainnya yang belum menghasilkan.

Program Kesatria mendukung optimalisasi lahan perkebunan dan penambahan luas tanaman pangan, jelas Andi Nur Alam Syah lagi, khususnya tumpang sisip padi gogo.

"Program itu untuk ketahanan pangan aman dan terkendali, serta optimalisasi lahan perkebunan dapat tercapai," tambah Sekretaris Direktorat Jenderal Perkebunan.Kementan Heru Tri Widarto.

Pengawalan dan pengawasan kegiatan tanam padi gogo bakal terus dilakukan, lanjut dia, agar dapat tercapai sesuai target dan memastikan produksi dapat memenuhi kebutuhan masyarakat.

Hasil tanaman padi gogo untuk luas lahan satu hektare tidak sebesar dibandingkan produksi padi sawah, kata Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Paser Djoko Bawono, karena lokasi tanam di sela-sela kebun kelapa sawit atau di lahan kering.

Hasil survei dan identifikasi pra-calon petani calon dan calon lokasi (CPCL) padi gogo bisa tertanam pada lahan 1.274 hektare di sela-sela kebun kelapa sawit pada tahun ini (2024), dan diharapkan Kementan bisa menerbitkan rekomendasi usulan program sawit rakyat (PSR) tahun ini agar dapat menambah luas lahan tanam padi gogo.

Pemerintah Kabupaten Paser memberikan apresiasi tanam padi gogo program Kementan itu, dan bakal merealisasikan target potensi luas lahan sehingga dapat memperkuat ketahanan pangan nasional, demikian Djoko Bawono.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

23 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Megapolitan
Pemkot Jakut Vaksinasi Ribu...
Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

28 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
Megapolitan
Pemprov DKI gelar program o...
Megapolitan
Jelang Pertunjukkan Teater ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.