Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

KBRI Tokyo Tingkatkan Kesadaran Jaminan Sosial di Kalangan PMI Jepang

📅 Kamis, 29 Jan 2026, 08:41 WIB | Oleh: Tim Penulis
KBRI Tokyo Tingkatkan Kesadaran Jaminan Sosial di Kalangan PMI Jepang Doc: Kemlu RI
Ket. KBRI Tokyo bersama BPJS Ketenagakerjaan menggelar dialog upaya pelindungan WNI melalui program jaminan sosial BPJS Ketenagakerjaan di Tokyo, Minggu (25/1)

JAKARTA - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Tokyo, Jepang, berupaya meningkatkan kesadaran terkait perlindungan program jaminan sosial di kalangan pekerja migran Indonesia (PMI) di Negeri Sakura melalui dialog interaktif bersama BPJS Ketenagakerjaan.

Koordinator Fungsi Protokol dan Konsuler KBRI Tokyo Dara Yusilawati mengatakan bahwa tercatat ada 180 ribu PMI di Jepang, dengan 110 ribu di antaranya pekerja magang, yang kesemuanya berhak mendapat fasilitas BPJS Ketenagakerjaan.

“Pemagang di Jepang juga merupakan pekerja dan mendapat hak-hak sebagai pekerja. Mereka adalah kelompok yang lebih rentan mengalami kecelakaan kerja. Besar harapan kami, pemagang juga bisa memanfaatkan BPJS Ketenagakerjaan,” kata Dara, sebagaimana keterangan tertulis KBRI Tokyo diterima di Jakarta, Kamis (29/1).

Dalam dialog yang diadakan di KBRI Tokyo pada 25 Januari 2026 tersebut, PMI yang bekerja di Jepang membahas secara komprehensif berbagai fasilitas dan manfaat yang mereka peroleh bersama Direktur Pelayanan BPJS Ketenagakerjaan Roswita Nilakurnia dan pejabat BPJS Ketenagakerjaan lainnya.

Secara khusus dibahas hal-hal teknis terkait prosedur pendaftaran serta mekanisme klaim, sehingga WNI dapat memanfaatkan hak-hak mereka selama bekerja di Jepang.

Pada kesempatan tersebut, Roswita menyampaikan bahwa PMI di Jepang cukup membayar total iuran sebesar Rp332.500 untuk masa kerja 24 bulan dan sudah mencakup jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian.

Hal ini diharap dapat melindungi PMI di Jepang, khususnya mereka yang bekerja di bidang-bidang berisiko tinggi seperti di sektor industry, kata dia.

“BPJS Ketenagakerjaan memberikan perlindungan bagi PMI sebelum keberangkatan, selama bekerja, dan sesudah bekerja,” ucap Roswita.

Lebih lanjut, dialog bersama BPJS Ketenagakerjaan dan KBRI Tokyo tersebut disambut baik oleh Ketua Ikatan Pemagang dan Tokutei Gino Indonesia di Jepang (IPTIJ) Fahrul Sabbikhis, yang memandang kesempatan tersebut sebagai ruang berharga untuk mendapat pemahaman jelas mengenai perlindungan ketenagakerjaan bagi PMI.

Terlebih, dalam diskusi, disampaikan bahwa bahwa pemagang dan pekerja berketerampilan spesifik (SSW) Indonesia di Jepang, terutama yang baru datang, sangat rentan mengalami kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja.

“Kesempatan ini menjadi motivasi bagi IPTIJ untuk terus berperan aktif, bekerja cerdas, dan menjadi mitra yang konstruktif dalam mendukung perlindungan serta kesejahteraan PMI,” kata Fahrul.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
Nasional
Huntara di Langkahan roboh ...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

53 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Megapolitan
Pemkot Jakut Vaksinasi Ribu...
Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

58 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.