Kaisar Hadirkan Rasa Damai dan Ekonomi yang Stabil
📅 Jumat, 27 Okt 2023, 06:25 WIB | Oleh: Haryo Brono
Doc: AFP
Selama masa Pax Romana atau Perdamaian Romawi, rakyat Romawi memahami dan menghargai perdamaian dan keamanan yang dibawa oleh tatanan baru Augustus ke dalam kekaisaran. Bagi mereka kaisar menjadi dewa.
Kaisar setelah Augustus mempertahankan Perdamaian Augustan dengan mengurangi konflik, memperluas perbatasan, dan menjaga keharmonisan dalam negeri. Namun, legiun Romawi tidak selalu diterima dengan hangat, dan bagi mereka yang melawan, dampak perdamaian sangat besar.
Terlepas dari tantangan-tantangan ini, Pax Romana terus berlanjut selama bertahun-tahun, seringkali meskipun ada arogansi dan ketidakmampuan beberapa penerus Augustus.
Pada akhir abad ke-3 M, wabah penyakit dan invasi menghancurkan kekaisaran, dan retakan mulai muncul. Setelah kematian Marcus Aurelius pada tahun 180 M dan kemunculan ahli warisnya Kaisar Commodus, konsep Pax Romana, setelah hampir dua ratus tahun, hanya tinggal kenangan untuk perenungan.
Dengan runtuhnya Republik, pemerintahan pun hancur. Padahal Kaisar Augustus telah memperoleh kendali politik dan militer dan membangun sebuah kerajaan dengan susah payah. Selain itu, Agustus pun berhasil mengamankan perbatasan, menstabilkan perekonomian, dan membawa rasa damai.
Sebaiknya Anda baca juga:
Augustus mengatakan, "Saya membangun kota dari batu bata dan meninggalkannya dari marmer". Pernyataan Agustus ini menggambarkan bahwa ia telah berupaya membangun kejayaan kekaisaran hingga mencakup seluruh wilayah kekuasaannya. hay/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!