Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Guna Menanggulangi Banjir, Sungai Wilayah Selatan Dinormalisasi Pemkab Kotim

📅 Selasa, 17 Des 2024, 17:13 WIB | Oleh:
Guna Menanggulangi Banjir, Sungai Wilayah Selatan Dinormalisasi Pemkab Kotim                       Doc: (ANTARA/HO-BPBD Kotim)
Ket. Dinas SDABMBKPRKP Kotim mengerahkan ekskavator amfibi mengeruk Sungai Sapihan sebagai langkah penanganan banjir di Kecamatan Mentaya Hilir Selatan, Senin (16/12.

SAMPIT - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah (Kalteng) melakukan normalisasi sungai di wilayah selatan dengan cara mengeruk lumpur agar air mengalir lancar, sehingga potensi banjir bisa berkurang.

"Ini upaya yang bisa kita lakukan. Kami mengerahkan ekskavator amfibi untuk mengeruk lumpur di aliran sungai. Setidaknya, kalaupun banjir, ya tidak sampai parah," kata Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, Bina Konstruksi, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (SDABMBKPRKP) Kotawaringin Timur Mentana Dhinar Tistama di Sampit, Selasa.

Wilayah selatan Kotawaringin Timur yang dekat dengan muara laut memang sering dilanda banjir, khususnya di Kecamatan Mentaya Hilir Selatan, Teluk Sampit dan Mentaya Hilir Utara.

Pekan lalu, banjir melanda sejumlah desa di Kecamatan Mentaya Hilir Selatan. Bahkan, beberapa warga kesulitan beraktivitas, karena air masuk hingga ke dalam rumah, meski beberapa jam kemudian banjir berangsur surut.

Banjir sering terjadi saat curah hujan tinggi, apalagi bersamaan dengan kondisi pasang air laut dan sungai seperti sekarang ini. Akibatnya, air di kawasan pemukiman mengalir lambat ke Sungai Mentaya, sehingga menyebabkan banjir.

Selain itu, kurang lancarnya drainase atau parit dan pendangkalan sungai diduga menjadi pemicu banjir di wilayah selatan semakin sering terjadi. Untuk itulah masyarakat meminta pemerintah melakukan normalisasi sungai-sungai kecil yang bermuara ke Sungai Mentaya.

Aspirasi itu langsung ditanggapi pemerintah daerah. Seperti beberapa hari lalu, Dinas SDABMBKPRKP menurunkan ekskavator amfibi mengeruk pendangkalan di Sungai Sapihan Besar kawasan Samuda untuk melancarkan aliran air yang menggenangi beberapa desa di wilayah Mentaya Hilir Selatan.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotawaringin Timur Multazam mendukung langkah yang dilaksanakan Dinas SDABMBKPRKP. Normalisasi sungai diharapkan menjadi solusi efektif dalam penanganan banjir di wilayah selatan.

"Kalau aliran air lancar sampai ke Sungai Mentaya, setidaknya air bisa cepat mengalir, sehingga tidak sampai menggenang lama. Pemerintah daerah terus berupaya menangani banjir meski ini juga berkaitan dengan kondisi alam," kata Multazam. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Taman Safari Prigen Perkena...
Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.