Gubernur Ria Norsan Sebut Produksi Jagung Kalbar di Triwulan IV Capai 111 Ribu Ton
📅 Jumat, 10 Okt 2025, 17:27 WIB | Oleh: Sriyono
Doc: antara foto
BENGKAYANG - Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Ria Norsan menyebutkan, produksi jagung di triwulan IV Tahun 2025 telah mencapai 111 ribu ton pipil kering, naik dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Menurut Gubernur, capaian tersebut menjadi bukti nyata keberhasilan program peningkatan produktivitas pertanian yang dijalankan pemerintah provinsi bersama seluruh pemangku kepentingan.
Menurutnya, tren positif ini sekaligus menegaskan bahwa ketahanan pangan di Kalbar semakin kuat dan berkelanjutan.
“Peningkatan produksi ini menunjukkan kerja keras dan komitmen semua pihak dalam memperkuat sektor pertanian, khususnya komoditas jagung yang menjadi salah satu penopang utama ekonomi daerah,” ujar Ria Norsan di Pontianak, Jumat (10/10).
Dia menjelaskan, peningkatan hasil panen tak lepas dari penerapan sistem tanam yang lebih adaptif, penggunaan bibit unggul, serta pendampingan intensif kepada kelompok tani di berbagai daerah.
Sebaiknya Anda baca juga:
Program penguatan pangan ini juga merupakan bagian dari dukungan terhadap kebijakan nasional di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
“Kegiatan gerakan tanam jagung di wilayah Kalbar yang dijalankan selama ini merupakan wujud dukungan kita terhadap Asta Cita Bapak Presiden Prabowo dalam menjaga kedaulatan dan ketahanan pangan nasional,” ujarnya.
Dia juga menargetkan peningkatan hasil hingga 10 persen pada 2026 melalui sinergi lintas sektor, penguatan kelembagaan petani, dan dukungan teknologi pertanian yang berkelanjutan.
Sementara itu, Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan 57 hektare lahan produktif baru untuk mendukung kegiatan tanam jagung di kota setempat.
Ia menyebut langkah tersebut sebagai bentuk kontribusi nyata Singkawang dalam memperkuat basis produksi jagung di provinsi ini.
“Kami berkomitmen terus memperluas lahan produktif dan meningkatkan hasil panen sebagai bagian dari upaya menuju swasembada pangan,” ujar Tjhai Chui Mie.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!