Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Gara-gara Pesta Minuman Beralkohol, Dua Pemuda di Magelang Meninggal

📅 Selasa, 07 Okt 2025, 16:00 WIB | Oleh:
Gara-gara Pesta Minuman Beralkohol, Dua Pemuda di Magelang Meninggal Doc: ANTARA/Heru Suyitno
Ket. Seorang petugas mengusung jenazah korban minuman beralkohol di Magelang, Selasa (7/10)

Magelang -- Dua orang pemuda di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, meninggal dunia usai menggelar pesta minuman beralkohol pada Minggu (5/10).

Kasat Reskrim Polresta Magelang Kompol La Ode Arwansyah di Magelang, Selasa, menyampaikan keduanya diketahui meninggal dunia setelah dua hari berlangsung pesta minuman beralkohol yang diduga mengalami gejala keracunan.

Peristiwa tragis itu terjadi di sebuah gubuk yang berlokasi di area persawahan di salah satu dusun di Gedongan Kidul, Desa Bondowoso Kecamatan Mertoyudan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pesta miras tersebut digelar oleh sejumlah pemuda setempat. Namun, dua orang di antaranya dikabarkan sakit setelah acara pesta itu berakhir. Kedua korban meninggal diketahui bernama Ari Setiawan (26) dan Juli Purnawan (47).

"Dua orang meninggal dunia, satu sempat dibawa oleh keluarganya ke rumah sakit dan satunya ditemukan di rumahnya sudah dalam kondisi meninggal dunia," katanya.

Pihak kepolisian yang menerima laporan hal itu segera mendatangi lokasi kejadian dan rumah korban untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Dugaan sementara, kedua korban tewas akibat menenggak minuman beralkohol oplosan yang mengandung bahan berbahaya.

"Pada Minggu tersebut ada beberapa orang dari saksi yang sempat minum. Kita belum mengetahui setelah mereka minum bersama hingga ada yang meninggal hari ini. Kami masih melakukan pendalaman," katanya.

Salah satu korban yang sempat dibawa ke rumah sakit telah dimakamkan oleh keluarga. Pihak keluarga menolak dilakukan autopsi, namun polisi telah mengambil sampel cairan yang diduga minuman keras untuk dikirim ke Laboratorium Forensik Polda Jateng guna mengetahui komposisi atau kandungan dari minuman beralkohol tersebut.

"Keluarga menolak untuk dilakukan autopsi. Namun untuk sampel yang diduga minuman keras sudah kami ambil dan akan kita bawa ke laboratorium forensik," katanya.

Hingga kini, pihak kepolisian telah memeriksa lima orang saksi, termasuk keluarga korban dalam kejadian tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

21 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Megapolitan
Pemkot Jakut Vaksinasi Ribu...
Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

26 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
Megapolitan
Pemprov DKI gelar program o...
Megapolitan
Jelang Pertunjukkan Teater ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.