Ganjar-Mahfud Ingin Percepat Sistem Digital untuk Tekan Korupsi
📅 Kamis, 16 Nov 2023, 01:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA/Galih Pradipta
JAKARTA - Pasangan capres dan cawapres Ganjar Pranowo-Mahfud MD bertekad mempercepat pembangunan sistem digital nasional yang dapat mengurangi risiko korupsi dan menjamin kepastian hukum.
"Dengan semakin banyaknya penerapan digitalisasi (dalam pemerintahan), Ganjar-Mahfud percaya bahwa anggaran bisa dihemat hingga 1,2 triliun rupiah," kata Direktur Narasi dan Konten TPN Ganjar-Mahfud, Roby Muhamad dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, kemarin.
Dia mengatakan Ganjar-Mahfud berpandangan setiap warga negara memiliki hak untuk mendapat akses internet yang kuat, cepat, murah. Hal ini untuk meningkatkan aktivitas ekonomi digital dan peningkatan SDM digital yang berdaya saing sampai di tingkat internasional. "Hal penting lainnya adalah penerapan sistem digital nasional untuk mengurangi risiko korupsi dan menjamin kepastian hukum," ujarnya.
Menurut Roby, Ganjar-Mahfud juga memastikan kedaulatan digital dengan tetap mengedepankan perlindungan setiap warga negara di ruang digital, melalui penjaminan hak digital, proteksi terhadap ancaman seperti judi online dan penyebaran misinformasi.
Upaya konkret untuk mencapai misi itu dengan mempercepat penerapan sistem digital nasional dengan mempercepat pembangunan infrastruktur digital yang hebat serta sumber daya manusia (SDM) digital yang andal, meliputi akses digital bagi seluruh rakyat di setiap pelosok Tanah Air (zero blank spot), menyediakan koneksi internet yang kuat cepat dan murah.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kemudian, meningkatkan SDM digital dalam negeri, penguatan ekosistem digital berdaya saing akan membuat data aman, mendukung rintisan usaha digital (start-up), pajak bagi platform digital multinasional, dan kemandirian industri digital.
"Dengan hadirnya internet yang inklusif atau mudah untuk diakses, ini akan meningkatkan produktivitas pada kegiatan digital. Misal, adanya kemudahan di sektor ekonomi digital seperti adanya kemudahan bagi pelaku UMKM digital (e-commerce), pelaku usaha start-up, hingga kemudahan dalam penciptaan aplikasi anak bangsa," ujar Roby.
Ganjar-Mahfud berpandangan potensi ekonomi digital di Indonesia itu besar, sekitar 4,531 triliun. Potensi ini belum dikelola dengan baik. Maka, Ganjar-Mahfud memiliki keinginan kuat untuk menjadikan ekonomi digital Indonesia berkembang dengan cepat. Karena, Indonesia tidak tidak mungkin hanya mengandalkan pendapatan negara dari cara-cara konvensional.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Tidak kalah penting, seiring dengan pemerataan akses internet ini, masyarakat tidak perlu khawatir karena Ganjar-Mahfud memastikan perlindungan data pribadi untuk terus dikedepankan," kata Roby.
Persatuan Indonesia
Sebelumnya, Capres Ganjar mengaku senang mendapatkan nomor urut tiga pada Pemilu 2024 karena sesuai dengan sila ketiga Pancasila, yaitu Persatuan Indonesia. "Jadi, kita mendapatkan nomor tiga itu pas sesuai dengan sila ketiga 'Persatuan Indonesia', kita satukan semuanya dalam proses politik yang menggembirakan," kata Ganjar dalam pidatonya usai pengundian dan penetapan nomor urut calon presiden-wakil presiden di Kantor KPU RI, Jakarta, Selasa malam.
Ganjar juga menyoroti soal kondisi politik Indonesia yang mirip seperti drama Korea dan tidak membuat nyaman semua pihak. Oleh karena itu, semua lapisan masyarakat harus menyuarakan agar drama tersebut segera selesai. Menurutnya, masyarakat harus disuguhkan suasana pemilu yang riang gembira.
Ganjar juga menyatakan drama itu tidak perlu terjadi menjelang Pemilu 2024. Ia juga melihat seluruh pasangan capres-cawapres harus memulai demokrasi yang aman, nyaman dan tenteram.
Sementara itu, DPC PDIP Kota Surabaya mulai mengenalkan nomor urut 3 dari pasangan capres dan cawapres Ganjar-Mahfud MD ke warga Kota Pahlawan, Jatim.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!