Final NBA 2026: San Antonio Percaya Era Kejayaan Bersama Wembanyama Telah Tiba
📅 Kamis, 04 Jun 2026, 00:07 WIB | Oleh: Benny Mudesta PutraSAN ANTONIO – Demam bola basket melanda San Antonio. Menjelang dimulainya Final NBA 2026, warga kota di negara bagian Texas itu menunjukkan dukungan luar biasa kepada Victor Wembanyama dan San Antonio Spurs yang kembali tampil di panggung terbesar NBA setelah bertahun-tahun menanti.
Di kota berpenduduk sekitar 1,5 juta jiwa yang mayoritas dihuni komunitas Latino tersebut, Spurs bukan sekadar tim olahraga. Klub itu telah menjadi bagian dari identitas masyarakat setempat.
Logo Spurs menghiasi jendela restoran, kafe, hingga bar. Bendera hitam-perak berkibar di teras rumah warga, sementara jersey tim terlihat dikenakan hampir di setiap sudut kota.
Di kawasan selatan San Antonio bahkan berdiri patung raksasa setinggi 5,5 meter bergambar Wembanyama. Patung tersebut diresmikan pada 2023, tahun ketika pebasket asal Prancis setinggi 224 sentimeter itu tiba di Texas dan mengubah arah perjalanan klub legendaris tersebut.
Kini, optimisme tengah menyelimuti kota. Banyak warga yakin Spurs mampu meraih gelar NBA keenam saat menghadapi New York Knicks pada Final NBA yang dimulai Rabu waktu setempat. Pertemuan ini mengingatkan pada Final NBA 1999 ketika Spurs mengalahkan lawan yang sama untuk merebut gelar juara pertama dalam sejarah klub.
Sebaiknya Anda baca juga:
Bagi penduduk San Antonio, keberhasilan musim ini menandai dimulainya babak baru setelah era kejayaan yang dipimpin legenda seperti Tim Duncan dan Manu Ginobili.
“Ini adalah zaman yang baru,” kata musisi lokal berusia 32 tahun, Bobby Rivas.
“Kami tumbuh besar pada era Duncan dan Ginobili. Sekarang kami kembali lagi. Rasanya luar biasa,” ujarnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pendapat serupa disampaikan rekannya di grup musik HoneyBunny, Bridgette Sanchez.
“Ini babak baru. Kami kembali. Gelombang baru telah datang. Kami mencintai Wemby,” katanya, menggunakan julukan populer Wembanyama.
Salah satu simbol kecintaan warga terhadap Spurs adalah patung raksasa Wembanyama yang berdiri di depan bengkel milik keluarga penggemar Spurs.
Patung tersebut dibangun oleh dua kontraktor sekaligus fanatik Spurs, Ricky Alvarado dan Luis Ramos. Terbuat dari kayu yang diperkuat logam, patung itu secara berkala dicat ulang agar tetap terawat.
“Kami sangat antusias. Tim ini sangat bagus dan bermain dengan kuat,” kata Alvarado.
Menurutnya, proyek tersebut lahir murni dari kecintaan terhadap Spurs. “Kami membuatnya karena cinta kepada Spurs,” ujarnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!