DPRD Kotabaru Berdayakan Petani Milenial untuk Budi Daya Jamur Tiram
📅 Minggu, 31 Mar 2024, 17:36 WIB | Oleh: Alfred
Doc: ANTARA/HO-Putra DPRD Kotabaru
KOTABARU - Anggota DPRD Kotabaru, Kalimantan Selatan (Kalsel), Gewsima Mega Putra memberdayakan petani milenial di Kecamatan Pulau Laut Utara untuk budi daya jamur tiram karena memiliki nilai ekonomis yang menjanjikan.
"Binaan kami berhasil menyelesaikan studi tiru di Kota Banjarmasin, untuk budi daya jamur tiram," kata Gewsima Mega Putra, di Kotabaru, Minggu.
Putra mengatakan, kegiatan ini berawal dari niat untuk menumbuhkan jiwa bisnis kawula muda kabupaten setempat, yang beriringan dengan niat membangun Kotabaru lewat agrowisata.
Potensi pengembangan petani milenial di bidang jamur tiram dinilai sangat menjanjikan di kabupaten yang memiliki visi misi agrobisnis, mengingat olahan jamur tiram dapat dijadikan berbagai produk pangan home industry yang cukup digemari masyarakat.
Salah satu petani milenial Muhammad Ilham mengatakan mengaku bangga terpilih sebagai salah satu peserta untuk mengenyam pendidikan di Dinas Pertanian Kota Banjarmasin.
"Kami melakukan budi daya jamur di sini dengan menggunakan sistem mekanisme baglog," kata Ilham.
Ia juga menjelaskan, sistem pertama yang dikerjakan mulai dengan membuat 1.000 baglog untuk tahap awal dengan target panen sekitar 500 kg jamur tiram.
Dalam kurun waktu tiga bulan dapat di panen sebanyak empat kali panen dengan estimasi harga pasaran sebesar Rp30.000 per kilogram.
Ilham berharap, dirinya mampu mengembangkan hasil budi daya jamur tiram di Kotabaru, sehingga pemuda di Kotabaru dapat melakukan hal sama sehingga bisa mendapatkan nilai ekonomis yang dapat diandalkan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!