Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Dinkes Kotawaringin Timur Instruksikan para Tenaga Kesehatan Siaga Dampak Banjir

📅 Selasa, 14 Mei 2024, 00:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dinkes Kotawaringin Timur Instruksikan para Tenaga Kesehatan Siaga Dampak Banjir Doc: ANTARA/Devita Maulina
Ket. Kepala Dinas Kesehatan Kotawaringin Timur Umar Kaderi.

Sampit - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah menginstruksikan tenaga kesehatan (nakes) di puskesmas di wilayah terdampak banjir untuk siaga memberi pelayanan kesehatanwarga.

"Saat ini cuaca kita kurang bersahabat, bahkan ada beberapa kecamatan yang terendam banjir. Untuk itu kami telah menginstruksikan teman-teman di lapangan tidak meninggalkan wilayah kerja masing-masing," kata Kepala Dinkes Kotawaringin TimurUmar Kaderi di Sampit, Senin.

Sejak 29 April 2024 sebagian wilayah setempat terendam banjir disebabkan curah hujan tinggi dan air pasang sungai. Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotawaringin Timur setidaknya sembilan kecamatan meliputi 31 desa dan kelurahan terdampak banjir, meskipun saat ini sebagian besar sudah surut.

Sehubungan dengan musibah tersebut, ujarnya, ancaman terhadap gangguan kesehatan warga yang terdampak banjir tentu lebih tinggi ketimbang hari biasa.

Ia menyebut keluhan penyakit yang biasa dialami warga berkaitan dengan banjir, seperti diare dan gatal-gatal. Hingga saat ini, keluhan itu masih minim namun upaya antisipasi tetap dilaksanakan.

"Kami tetap antisipasi dengan keadaan banjir ini masyarakat tetap mendapat pelayanan kesehatan yang baik dan harapan kami masyarakat tidak sakit," katanya.

Umar memastikan ketersediaan obat-obatan di setiap puskesmas aman dan cukup untuk pelayanan kepada masyarakat.

Ia juga mengimbau masyarakat yang merasa sakit atau kurang sehat segera berobat ke puskesmas terdekat, supaya penyakit yang diderita tidak berkelanjutan.

Ia menambahkanlarangan bagi nakesmeninggalkan wilayah kerja juga berkaitan dengan penilaian akreditasi puskesmas yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat.

Nakes, katanya, hanya boleh meninggalkan wilayah kerja jika ada keperluan mendesak atau alasan yang kuat, misalnya orang tua sakit.

Hal itu, katanya,telah menjadi kesepakatan dan komitmen bagi setiap nakes demi meningkatkan kualitas pelayanan dan kepercayaan masyarakat.

"Untuk jadwal penilaian akreditasinya kami masih menunggu dari pusat, tapi yang jelas kami berharap puskesmas di Kotim (Kotawaringin Timur) mendapat hasil yang optimal," demikian Umar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

23 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Megapolitan
Pemkot Jakut Vaksinasi Ribu...
Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

28 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
Megapolitan
Pemprov DKI gelar program o...
Megapolitan
Jelang Pertunjukkan Teater ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.