Dibangun Selama 20 Tahun, Museum Agung Mesir senilai $1 Miliar akan Buka di Kairo
📅 Jumat, 31 Okt 2025, 15:41 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo S
Doc: Istimewa
KAIRO - Sebuah museum besar senilai 1 miliar dolar AS yang disebut sebagai fasilitas arkeologi terbesar di dunia, didedikasikan untuk satu peradaban akan dibuka di luar Kairo pada hari Sabtu (1/11), setelah lama tertunda dalam pembangunan yang berlangsung selama dua dekade.
Dari The Guardian, Museum Agung Mesir, yang terletak satu mil dari piramida Giza, mencakup area seluas 470.000 meter persegi. Kompleks ini diumumkan pada tahun 1992, tetapi pembangunannya baru dimulai pada tahun 2005. Beberapa area museum dibuka melalui peluncuran terbatas pada tahun 2024.
Lebih dari 50.000 benda akan disimpan di museum, termasuk patung raksasa Ramses II seberat 83 ton dan berusia 3.200 tahun, serta perahu berusia 4.500 tahun milik Khufu, firaun yang berjasa membangun piramida.
Museum ini mencakup ruang pameran permanen seluas 24.000 meter persegi, museum anak-anak, fasilitas konferensi dan pendidikan, area komersial, dan pusat konservasi yang besar. Ke-12 galeri utama, yang dibuka tahun lalu, memamerkan benda-benda antik dari zaman prasejarah hingga era Romawi, yang disusun berdasarkan era dan tema.
Banyak artefak dipindahkan dari Museum Mesir, sebuah bangunan berusia seabad yang penuh sesak di Lapangan Tahrir Kairo. Sebagian lainnya baru-baru ini digali dari pemakaman kuno, termasuk pekuburan Saqqara, kompleks piramida dan makam lain sekitar 22 kilometer di selatan museum.
Sebaiknya Anda baca juga:
CEO museum, Ahmed Ghoneim, mengatakan kepada wartawan bahwa aula-aula tersebut memiliki teknologi canggih dan menampilkan presentasi multimedia, termasuk pertunjukan realitas campuran, untuk menggabungkan warisan abadi dengan kreativitas abad ke-21 untuk generasi baru.
"Kami menggunakan bahasa yang digunakan generasi Z," ujarnya. "Generasi Z tidak menggunakan label yang kita anggap sebagai orang tua dan lebih suka menggunakan teknologi."
Pembukaan akbar ditunda beberapa kali, terakhir pada bulan Juli karena konflik di Timur Tengah, termasuk krisis Gaza. Para pemimpin dunia diperkirakan akan menghadiri upacara pembukaan bersama Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi. Sebelum pembukaan, pertunjukan kembang api dilaporkan telah diuji coba di piramida Giza, yang memiliki jalur penghubung baru ke museum.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kompleks ini merupakan bagian dari dorongan infrastruktur besar di Mesir yang mencakup sistem metro yang sedang dibangun dan bandara yang mulai beroperasi pada tahun 2020.
Selain menjadi tempat memamerkan warisan kuno, museum ini merupakan investasi wisata budaya yang strategis bagi ekonomi terbesar kedua di Afrika setelah bertahun-tahun mengalami gangguan. Jumlah pengunjung sempat menurun selama pemberontakan Musim Semi Arab 2011 dan pandemi virus corona. Menurut data resmi, 15,7 juta orang mengunjungi Mesir pada tahun 2024, dan pemerintah menargetkan untuk menarik dua kali lipat jumlah tersebut pada tahun 2032.
Pemerintah berharap museum tersebut akan menarik lebih banyak wisatawan yang akan tinggal lebih lama dan menyediakan mata uang asing yang dibutuhkan Mesir untuk menopang perekonomiannya.
Hassan Allam, CEO Hassan Allam Holding, perusahaan pengelola museum, mengatakan pihaknya memperkirakan antara 15.000 hingga 20.000 pengunjung per hari. "Dunia telah menunggu ... semua orang bersemangat," ujarnya.
Pemerintah Mesir berharap pembukaan museum ini akan memberikan dorongan besar bagi industri pariwisatanya. Foto: Amr Abdallah Dalsh/Reuters
Menteri Pariwisata dan Purbakala Mesir, Sherif Fathy, mengatakan: “Ini adalah hadiah dari Mesir untuk dunia dan kami bangga akhirnya dapat membagikannya.”
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!