Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Cegah Pelanggaran, Kemenkumham DIY Gelar Operasi Gabungan Pengawasan Orang Asing

📅 Kamis, 15 Jun 2023, 00:17 WIB | Oleh: Tim Penulis
Cegah Pelanggaran, Kemenkumham DIY Gelar Operasi Gabungan Pengawasan Orang Asing Doc: ANTARA/HO-Kemenkumham DIY
Ket. Operasi Gabungan Pengawasan Orang Asing di salah satu perusahaan di Kabupaten Sleman, Rabu (14/6/2023).

Yogyakarta - Cegah pelanggaran. Divisi Keimigrasian Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Daerah Istimewa Yogyakarta menggelar Operasi Gabungan Pengawasan Orang Asing dengan menyasar dua perusahaan dan dua sekolah internasional di Kabupaten Sleman, Rabu.

"Pengawasan orang asing ini merupakan Nawacita dari Presiden RI bahwasan-nya negara hadir di depan masyarakat untuk mengamankan dari potensi gangguan yang dilakukan warga negara asing," kata Kepala Divisi Keimigrasian Kanwil Kemenkumham DIY M Yani Firdaus.

Ia mengatakan operasi gabungan yang dilaksanakan bersama Kantor Imigrasi Kelas I TPI Yogyakarta, Satpol PP DIY, Polda DIY, Korem 072/Pamungkas, serta Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi dilaksanakan sebagai upaya deteksi dini terhadap ancaman dan gangguan yang dilakukan orang asing di wilayah DIY.

Sasaran operasi gabungan kali ini adalah PT Nusa Makmur Kapital dan PT Bothwell Indonesia yang masing-masing memiliki seorang pekerja berkebangsaan Australia.

Operasi gabungan juga menyasar dua sekolah, yakni Yogyakarta Independent School tempat enam pengajar berkewarganegaraan asing bekerja, serta Jogjakarta Community School yang memiliki tujuh pengajar berkewarganegaraan asing.

Selain memonitor keberadaan dan kegiatan orang asing, menurut Yani, pengawasan dilakukan dengan mengecek dokumen keimigrasian, seperti paspor dan izin tinggal mereka.

Menurut dia, operasi dilaksanakan dengan sistem pengawasan terbuka sebagai kelanjutan dari Rapat Koordinasi Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora) yang telah dilaksanakan sebelumnya.

Yani memastikan operasi di lapangan dilakukan secara persuasif sesuai prosedur tetap (protap) sehingga berjalan lancar tanpa ada benturan dari pihak WNA.

"Sebelum melakukan operasi gabungan, kami lakukan dulu operasi administrasi, data-data dikumpulkan dulu, dicocokkan, kemudian baru kita lakukan 'cek on the spot', operasi lapangan," ujar dia.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, kata dia, tenaga kerja asing yang menjadi objek pengawasan seluruhnya memiliki dokumen keimigrasian lengkap dan tidak ada yang melanggar aturan.

Ia mengatakan Kanwil Kemenkumham DIY terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, termasuk pelayanan keimigrasian terhadap warga negara asing.

"Mudah-mudahan di Yogyakarta bisa kondusif, aman, dan terkendali, tidak ada gangguan, ancaman terhadap warga negara asing. Itulah 'goal' atau 'outcome' dari kegiatan ini," ucap Yani berharap.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Huntara di Langkahan roboh ...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

38 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Megapolitan
Pemkot Jakut Vaksinasi Ribu...
Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

43 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.