BPBD OKU Selatan Gelar Pelatihan Pencegahan dan Mitigasi Bencana Musim Pancaroba
📅 Selasa, 24 Jun 2025, 13:35 WIB | Oleh: Sriyono
Doc: antara foto
MUARADUA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, Sumatera Selatan (Sumsel) menggelar pelatihan pencegahan dan mitigasi bencana menghadapi musim pancaroba.
“Pelatihan ini digelar selama dua hari sejak kemarin (Senin, 23/6) di Kecamatan Sindang Danau, OKU Selatan," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD OKU Selatan Uliyati Liska di Muaradua, Selasa (24/6).
Dia mengatakan bahwa pelatihan ini digelar dalam upaya meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat terhadap potensi bencana alam. “Khususnya dalam menghadapi musim kemarau panjang tahun ini yang berpotensi menimbulkan dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla),” katanya.
Pelatihan tersebut diikuti oleh pemangku kepentingan terkait jajaran pemerintah daerah setempat yang dikoordinatori oleh BPBD OKU Selatan, komunitas relawan, PMI, tenaga kesehatan, episentrum, organisasi wanita, dunia usaha, aparatur desa, dan masyarakat di wilayah itu.
Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka penguatan kapasitas relawan bencana melalui posko pelatihan pengetahuan kebencanaan bersama para relawan yang tergabung dalam Forum Relawan OKU Selatan Siaga (Forokuss).
Sebaiknya Anda baca juga:
Dalam pelatihan ini para peserta mendapatkan materi dasar tentang manajemen bencana, pertolongan pertama, komunikasi efektif dalam krisis, serta simulasi evakuasi dan penanganan korban, seperti simulasi penanggulangan bencana gempa bumi, tanah longsor, pohon tumbang, termasuk kebakaran hutan dan lahan.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen BPBD OKU Selatan dalam mencetak relawan yang tangguh, berintegritas, dan siap terjun dalam berbagai situasi sosial, kemanusiaan, maupun kebencanaan,” ujarnya.
Dia menambahkan menghadapi musim kemarau panjang tahun ini, status kesiapsiagaan Kabupaten OKU Selatan masih berada di level paling rendah.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Status siaga karhutla belum ditetapkan karena hujan masih turun di sejumlah kecamatan di Kabupaten OKU Selatan," ujarnya.
Meskipun demikian, kata dia, upaya pencegahan dan penanggulangan sedini mungkin perlu dilakukan, termasuk melalui pelatihan mitigasi bencana tersebut.
"Meskipun belum menetapkan status siaga, kami ingin memastikan para relawan siap menghadapi potensi karhutla saat musim kemarau melanda," ujar dia.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!