Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

'Begawi Bandarlampung' Salah Satu Upaya Lestarikan Budaya Nenek Moyang

📅 Minggu, 14 Jul 2024, 17:16 WIB | Oleh:
'Begawi Bandarlampung' Salah Satu Upaya Lestarikan Budaya Nenek Moyang Doc: (ANTARA/Dian Hadiyatna)
Ket. Salah satu kendaraan hias dalam acara festival jalanan yang merupakan salah satu rangkaian dari Begawi Bandarlampung. Minggu (14/7).

BANDARLAMPUNG - Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana mengatakan bahwa 'Begawi Bandarlampung' dalam rangka HUT ke-342 kota ini, merupakan salah satu upaya pemerintah kota (pemkot) dalam melestarikan budaya nenek moyang.

"Perkembangan budaya Indonesia telah dimulai sejak jaman nenek moyang kita, namun beberapa tahun belakangan kebudayaan tersebut mulai luntur dan bahkan hampir punah," kata Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana dalam Sambutannya pada Festival Jalanan, di Bandarlampung, Minggu.

Oleh karena itu, lanjut dia, untuk mempertahankan budaya nenek moyang diperlukan berbagai upaya guna melestarikan nilai - nilai seni budaya dan nilai tradisional tersebut, salah satunya dengan adanya kegiatan Begawi Bandarlampung.

"Salah satu kegiatan Begawi Bandarlampung adalah atraksi seni dan budaya serta karnaval kendaraan hias yang merupakan sarana komunikasi yang sangat penting sebagai media pelestarian budaya," kata dia.

kegiatan-kegiatan festival selama ini perlu terus dilakukan dengan melibatkan khalayak yang lebih luas seperti, dunia usaha, perdagangan, usaha mikro kecil menengah (UMKM), pariwisata, lembaga keuangan, perguruan tinggi atau sekolah, usaha media penyiaran serta instansi pelayanan masyarakat.

"Tentunya kami Pemkot Bandarlampung berkomitmen untuk bersama-sama mengembangkan kesenian daerah. Bahkan di kota ini banyak perkumpulan budaya yang tetap terpelihara," kata dia.

Ia menegaskan bahwa keanekaragaman budaya di Bandarlampung merupakan aset yang tidak ternilai harganya, sehingga harus tetap dipertahankan dan terus dilestarikan. Terlebih Bandarlampung sebagai ibu kota Provinsi Lampung dihuni berbagai etnis masyarakat, menjadikannya kota ini seperti Indonesia mini.

"Ke depan kegiatan Begawi Bandarlampung diharapkan berkembang, menjadi industri pariwisata untuk mendapatkan keuntungan finansial dan juga mempererat tali silaturahim kita," kata dia.

Diketahui dalam kegiatan festival jalanan dan kendaraan hias yang merupakan salah satu rangkaian dari Begawi Bandarlampung terdapat 126 kendaraan dan diikuti berbagai komunitas seni dan budaya yang ada di Kota Bandarlampung. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

24 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Megapolitan
Pemkot Jakut Vaksinasi Ribu...
Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

29 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
Megapolitan
Pemprov DKI gelar program o...
Megapolitan
Jelang Pertunjukkan Teater ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.