Banjir Melanda Ibu Kota Sri Lanka, Sekolah-sekolah Ditutup
📅 Senin, 14 Okt 2024, 13:31 WIB | Oleh: Lili Lestari
Doc: AP/Eranga Jayawardena
COLOMBO - Sri Lanka menutup sekolah-sekolah di ibu kota Kolombo dan pinggirannya pada hari Senin (14/10) karena hujan lebat memicu banjir di banyak bagian negara kepulauan tersebut.
Hujan deras selama akhir pekan telah mendatangkan malapetaka di banyak bagian negara itu, membanjiri rumah-rumah, ladang-ladang, dan jalan-jalan. Tiga orang tenggelam, sekitar 134.000 orang terdampak banjir, menurut Pusat Penanggulangan Bencana negara itu.
Hujan dan banjir telah merusak 240 rumah dan hampir 7.000 orang telah dievakuasi. Pihak berwenang telah memutus aliran listrik di beberapa daerah sebagai tindakan pencegahan, kata pusat penanggulangan banjir.
Tentara angkatan laut dan darat dikerahkan untuk menyelamatkan para korban dan menyediakan makanan serta kebutuhan pokok lainnya.
Saluran televisi lokal menayangkan banjir di kota-kota pinggiran Kolombo. Di beberapa daerah, air mencapai atap rumah dan toko.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sri Lanka telah berjuang melawan kondisi cuaca buruk sejak bulan Mei, sebagian besar disebabkan oleh hujan monsun yang lebat. Pada bulan Juni, 16 orang meninggal karena banjir dan tanah longsor.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!