Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Australia, AS, Inggris Tandatangani Kesepakatan Transfer Nuklir untuk Kapal Selam AUKUS

📅 Senin, 12 Agu 2024, 13:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Australia, AS, Inggris Tandatangani Kesepakatan Transfer Nuklir untuk Kapal Selam AUKUS Doc: CNA/Stefan Rousseau/Pool Photo via AP
Ket. Perdana Menteri Inggris Rishi Sunak bersama Presiden AS Joe Biden dan Perdana Menteri Australia Anthony Albanese di pangkalan angkatan laut Point Loma di San Diego, California, 13 Maret 2023, sebagai bagian dari AUKUS.

SYDNEY - Australia telah menandatangani kesepakatan untuk memungkinkan pertukaran rahasia dan materi nuklir dengan Amerika Serikat dan Inggris.

Perjanjian ini mengikat ketiga negara pada pengaturan keamanan untuk transfer materi nuklir sensitif AS dan Inggris serta pengetahuan sebagai bagian dari perjanjian keamanan tripartit AUKUS2021 .

AUKUS, yang berencana membangun armada kapal selam bertenaga nuklir Australia dan bersama-sama mengembangkan kemampuan tempur canggih, dipandang sebagai jawaban strategis terhadap ambisi militer Tiongkok di kawasan Pasifik.

"Perjanjian ini merupakan langkah penting menuju akuisisi Australia atas kapal selam bertenaga nuklir bersenjata konvensional untuk Angkatan Laut Kerajaan Australia," kata Menteri Pertahanan dan Wakil Perdana Menteri Australia Richard Marles, Senin (12/8).

Akuisisi armada kapal selam bertenaga nuklir oleh Australia akan menetapkan "standar nonproliferasi tertinggi", katanya, seraya menekankan bahwa negara itu tidak mencari senjata nuklir.

Kesepakatan terbaru yang ditandatangani di Washington minggu lalu dan diajukan di parlemen Australia pada hari Senin, mencakup ketentuan bagi Australia untuk mengganti rugi mitranya terhadap segala tanggung jawab atas risiko nuklir dari material yang dikirim ke negara tersebut.

Material nuklir untuk penggerak kapal selam masa depan akan ditransfer dari AS atau Inggris dalam bentuk "unit tenaga yang lengkap dan dilas", katanya.

Tetapi Australia akan bertanggung jawab atas penyimpanan dan pembuangan bahan bakar nuklir bekas dan limbah radioaktif dari unit tenaga nuklir yang ditransfer berdasarkan kesepakatan tersebut.

Sebaiknya Anda baca juga:

"Kapal selam merupakan bagian penting dari kemampuan angkatan laut Australia, yang memberikan keuntungan strategis dalam hal pengawasan dan perlindungan pendekatan maritim kami," kata kesepakatan transfer tersebut.

Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi memperingatkan dalam kunjungannya ke Australia pada bulan April lalu bahwa AUKUS menimbulkan "risiko proliferasi nuklir yang serius". Ia mengklaim hal itu bertentangan dengan perjanjian Pasifik Selatan yang melarang senjata nuklir di kawasan tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Rona
Penyanyi Legendaris Peabo B...
Megapolitan
Polres Metro Bekasi Kota Be...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.