Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Arab Saudi: Habis Minyak Bumi, Terbitlah Lithium

📅 Sabtu, 21 Des 2024, 17:10 WIB | Oleh:
Arab Saudi: Habis Minyak Bumi, Terbitlah Lithium Doc: Istimewa
Ket. Arab Saudi telah menemukan cadangan litium di ladang minyaknya.

RIYADH - Arab Saudi, yang ekonominya bertumpu pada cadangan minyak dan gas alamnya yang besar, telah menemukan sumber lain untuk mendiversifikasi ekonominya yang kaya minyak karena kerajaan tersebut baru-baru ini menemukan cadangan litium di ladang minyaknya di dekat laut.

Menurut laporan India.com, Saudi Aramco alias Aramco, perusahaan minyak dan gas alam milik negara Arab Saudi, baru-baru ini, telah berhasil mengekstraksi litium di bawah proyek percontohan dari salah satu ladang minyaknya.

Khalid bin Saleh Al-Mudaifer, Wakil Menteri Pertambangan Arab Saudi, mengumumkan bahwa kerajaan akan segera meluncurkan program percontohan komersial untuk mempromosikan penambangan langsung litium.

Lithium Infinity, yang juga dikenal sebagai Lihytech, perusahaan rintisan yang diluncurkan oleh King Abdullah University for Science and Technology, akan memimpin proyek ekstraksi tersebut dengan kerja sama dari perusahaan tambang Saudi Ma'aden dan Aramco, Reuters mengutip pernyataan Khalid al-Mudaifer. "Mereka mengekstraksi litium melalui teknologi baru yang mereka kembangkan di King Abdullah University for Science and Technology dan mereka tengah mempercepat pengembangan dalam hal ini," kata menteri tersebut.

"Mereka sedang membangun proyek percontohan komersial di ladang minyak. Jadi air garam yang keluar dari ladang akan terus menerus masuk ke proyek percontohan komersial ini," tambah Al-Mudaifer.

Sumber kekayaan baru Arab Saudi

Al-Mudaifer mengatakan, meskipun biaya ekstraksi litium dari limpasan air garam dari ladang minyak tetap lebih tinggi daripada metode ekstraksi tradisional dari dataran garam, ia berharap bahwa jika harga litium tumbuh, proyek tersebut akan segera layak secara komersial.

Perusahaan minyak lainnya, termasuk Exxon Mobil dan Occidental Petroleum (OXY.N), juga berencana untuk memanfaatkan teknologi baru untuk menyaring litium dari air garam, karena dunia berupaya untuk menjauh dari bahan bakar fosil. 

Menanggapi pertanyaan tentang ekstraksi litium di Arab Saudi, Aramco mengatakan litium adalah "area yang menarik" bagi perusahaan dan sedang mengevaluasi keberadaan logam tersebut di ladang dan ekstraksinya, kata laporan tersebut.

Arab Saudi, yang ekonominya selama puluhan tahun bergantung pada minyak, telah menghabiskan miliaran dolar untuk mencoba mengubah dirinya menjadi pusat kendaraan listrik sebagai bagian dari upaya Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman untuk mencari sumber pendapatan alternatif bagi kerajaan kaya minyak itu.

Litium- masa depan energi global

Seiring menipisnya cadangan bahan bakar fosil di seluruh dunia, litium, yang juga disebut 'emas putih' karena kelangkaannya, diperkirakan akan menggantikan minyak dan bahan bakar fosil tradisional lainnya sebagai sumber energi nomor satu di seluruh dunia. Saat ini, baterai Litium-ion (Li-ion) digunakan untuk menyalakan hampir setiap gawai elektronik mulai dari mobil listrik, laptop, dan telepon pintar, hingga lampu darurat, mainan, dan hampir setiap gawai yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

Baterai Li-ion populer karena ringan, memiliki kepadatan energi yang tinggi, dan dapat diisi ulang, menjadikannya solusi energi yang murah untuk berbagai perangkat elektronik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

33 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Megapolitan
Pemkot Jakut Vaksinasi Ribu...
Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

38 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
Megapolitan
Pemprov DKI gelar program o...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.