Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Akibat Harga Pupuk Subsidi di Lebak Turun Petani pun Semangat dalam Memperluas Tanam Padi  

📅 Rabu, 12 Nov 2025, 23:45 WIB | Oleh:
Akibat Harga Pupuk Subsidi di Lebak Turun Petani pun Semangat dalam Memperluas Tanam Padi   Doc: Antara

Lebak - Sejumlah petani di Kabupaten Lebak, Banten semangat untuk memperluas tanam padi sawah, usai harga pupuk subsidi turun, sehingga dapat meringankan beban biaya produksi.

"Kita tanam padi November 2025 ini di lahan dua hektare," kata Samsudin, seorang petani Desa Tambakbaya Kabupaten Lebak, Rabu.

Biaya produksi angka tanam padi di lahan dua hektare dipastikan bisa mencapai Rp15 juta dari sebelumnya Rp20 juta.

Penurunan biaya produksi tersebut setelah pemerintah menurunkan harga pupuk subsidi.

Saat ini, mereka petani lebih semangat untuk memperluas areal tanam, karena pupuk bersubsidi itu turun.

"Kami memperkirakan perluasan tanam padi di wilayahnya sekitar 70 hektare dari sebelumnya 50 hektare," katanya.

Begitu juga petani lain, Jumadi mengatakan, pihaknya kini menanam padi seluas satu hektare di blok Jaura Rangkasbitung, karena harga pupuk turun sehingga berdampak terhadap berkurangnya biaya produksi.

"Kami dengan lahan seluas satu hektare dengan biaya produksi Rp 7,5 juta dari sebelumnya Rp10 juta," katanya.

Kepala Bidang Produksi Dinas Pertanian Kabupaten Lebak Deni Iskandar mengatakan, sejak harga pupuk subsidi turun tentu berdampak positif bagi petani, karena biaya produksi jadi lebih ringan.

Selain itu, juga petani lebih semangat menanam dan melakukan pemupukan sesuai anjuran, sehingga produktivitas tanaman bisa meningkat.

Bahkan, program Optimalisasi Lahan (Oplah), khususnya Oplah non rawa, banyak lahan yang sebelumnya tidak tergarap kini bisa ditanami kembali untuk mendorong peningkatan luas tanam petani.

Sampai bulan November ini, kata dia, target Luas Tambah Tanam (LTT) sebesar 15.234 hektare.

"Kita optimistis angka tanam 15.234 hektare bisa tercapai, karena dukungan ketersediaan pupuk, cuaca yang cukup mendukung, dan semangat petani yang terus meningkat," katanya.

Harga pupuk subsidi yang turun itu untuk pupuk Urea, harga sebelumnya sebesar Rp2.250 per kilogram kini turun menjadi Rp1.800 per kilogram.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
Nasional
Huntara di Langkahan roboh ...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

53 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Megapolitan
Pemkot Jakut Vaksinasi Ribu...
Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

58 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.