Jadi Tentara Bayaran Russia, WNI Bernama Taufiq Muhammad Tewas dalam Perang Ukraina
Sabtu, 31 Okt 2026, 10:30 WIB | Oleh: Tim PenulisLembaga intelijen Ukraina tersebut tidak merinci tanggal pasti kematian Taufiq dalam informasi yang tersedia.
SEJUMLAH WNI LAIN JUGA DIREKRUT MILITER RUSIA
Kasus Taufiq menambah daftar laporan mengenai warga Indonesia yang bergabung dengan pasukan Russia dalam perang melawan Ukraina.
Pada Agustus 2026, Dinas Intelijen Luar Negeri Ukraina (Foreign Intelligence Service of Ukraine/FISU) mengungkap dokumen yang disebut menunjukkan sedikitnya delapan WNI telah direkrut ke dalam barisan militer Rusia.
Menurut FISU, perekrutan warga negara asing diduga dilakukan melalui berbagai tawaran, termasuk gaji tinggi, pekerjaan non-tempur, hingga kesempatan memperoleh kewarganegaraan Rusia.
Namun, mereka berisiko ditempatkan di medan pertempuran meskipun tidak memiliki pengalaman militer atau hanya menjalani pelatihan dalam waktu singkat.
Selain Taufiq, seorang WNI bernama Rendi Apriyanto juga dilaporkan meninggal dunia setelah bergabung dengan pasukan Rusia.
Rendi, pria berusia 30 tahun asal Natuna, Kepulauan Riau, dilaporkan tewas pada September 2026.
Keluarganya menerima kabar kematian tersebut dari seorang warga Indonesia lain yang turut berperang untuk Rusia
Sebelum berangkat, Rendi disebut telah memberi tahu keluarganya bahwa dirinya direkrut untuk bekerja di bidang logistik.
Nama WNI lainnya yang pernah dikaitkan dengan keterlibatan dalam militer Rusia adalah Muhammad Rio, mantan anggota Brigade Mobil (Brimob) Polda Aceh.
Rio diduga bergabung dengan pasukan Russia tanpa melaporkan keterlibatannya kepada perwakilan Indonesia.
Sementara itu, Satria Kumbara, mantan personel Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL), juga diketahui bergabung dengan pasukan Russia sebagai tentara bayaran.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!