Gencatan Senjata Russia-Ukraina Mulai Berlaku di Kota Oleshky
Selasa, 27 Okt 2026, 09:29 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: AFP
KYIV - Gencatan senjata antara Ukraina dan Russia yang bertujuan agar bantuan kemanusiaan masuk ke kota Oleshky yang diduduki Russia mulai berlaku pada Selasa (27/10) pagi, setelah diumumkan oleh Ibu Negara AS Melania Trump pekan lalu.
Kedua belah pihak mengatakan akan mematuhi gencatan senjata mulai pukul 03.00 waktu setempat.
AFP belum dapat segera memverifikasi apakah terjadi penurunan pertempuran.
Militer Ukraina mengatakan pada Selasa pagi bahwa rudal balistik telah diluncurkan ke arah Kyiv.
Kota yang porak-poranda akibat perang di wilayah Kherson selatan Ukraina ini telah terjebak di tengah pertempuran sejak tahun 2022, ketika kota itu direbut oleh pasukan Rusia pada awal invasi mereka.
Mantan warga mengatakan kepada AFP awal tahun ini bahwa mereka yang tetap tinggal di kota itu kelaparan, kekurangan obat-obatan, dan tidak dapat dengan mudah pergi.
Kementerian Pertahanan Russia mengatakan pada hari Selasa bahwa gencatan senjata telah berlaku.
"Sehubungan dengan persiapan operasi kemanusiaan di wilayah Oleshky, Oblast Kherson, (pasukan Russia) telah menghentikan tembakan di sektor Kherson dan memberlakukan 'rezim tenang'," kata kementerian itu di saluran Telegramnya.
Komisioner hak asasi manusia Kyiv, Dmytro Lubinets, mengatakan Ukraina "memenuhi komitmennya" terhadap gencatan senjata.
"Kedua pihak mematuhi kesepakatan yang telah kita capai," katanya di Telegram.
Gencatan Senjata telah Disepakati
Gencatan senjata, yang berlaku untuk area terbatas, terjadi ketika perang Ukraina memasuki tahun kelima.
Perundingan perdamaian tiga pihak antara Washington, Moskow, dan Kyiv dijadwalkan akan dilanjutkan pada bulan November setelah terhenti selama beberapa bulan.
Baik Russia, Ukraina, maupun Amerika Serikat belum mengatakan siapa yang akan memantau gencatan senjata atau memberikan rincian tentang operasi kemanusiaan yang akan menyertainya.
Melania Trump, yang mengumumkan Jumat lalu bahwa ia telah menengahi gencatan senjata, mengatakan bahwa pejabat sipil dari Russia dan Ukraina akan mengunjungi warga di rumah mereka dan "menentukan tingkat bantuan yang mereka butuhkan".
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!