Korsel Usulkan Dialog Militer dengan Korut, Mungkinkah Ketegangan Mereda?

Jumat, 23 Okt 2026, 15:30 WIB

TOKYO - Korea Selatan pada Jumat mengusulkan digelarnya perundingan militer antar-Korea dengan Korea Utara di tengah meningkatnya ketegangan di sepanjang Garis Demarkasi Militer (MDL) di Zona Demiliterisasi (DMZ).

Wakil Menteri Kebijakan Pertahanan Nasional Korea Selatan, Kim Hong Cheol, dalam sebuah pengarahan mengatakan masih terdapat perbedaan persepsi antara kedua pihak mengenai lokasi sejumlah bagian MDL.

Ket. Foto: Ilustrasi Korea Selatan dan Korea Utara. — Sumber: Antara foto/Anadolu

“Tanpa langkah-langkah khusus, tentara dari kedua belah pihak akan terus beroperasi berdasarkan pemahaman masing-masing mengenai garis tersebut, sehingga meningkatkan risiko terjadinya bentrokan yang tidak disengaja,” kata Kim.

Kim menambahkan bahwa peningkatan aktivitas militer Korea Utara baru-baru ini di sekitar MDL, serta siaran pengeras suara dan tembakan peringatan dari pihak Korea Selatan, tidak terlepas dari situasi tersebut.

Ketegangan militer antara kedua Korea meningkat sejak ledakan ranjau darat sekitar satu bulan lalu yang melukai beberapa tentara Korea Selatan.

Seoul menyatakan bahwa Korea Utara bertanggung jawab atas pemasangan ranjau di sisi selatan MDL, sementara Pyongyang dengan tegas membantah tuduhan tersebut.

Korea Selatan juga telah mengusulkan perundingan militer antar-Korea pada November tahun lalu.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Marcellus Widiarto

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.