Wamenekraf Jadikan Kreativitas Budaya Pendorong dan Penguat untuk Percepat Kemajuan Negara

Jumat, 23 Okt 2026, 15:41 WIB

JAKARTA - Wakil Menteri Ekonomi Kreatif (Wamenekraf) Irene Umar mendorong penguatan kreativitas sebagai salah satu fondasi untuk mempercepat kemajuan negara dengan kemampuan mengubah potensi budaya, pengetahuan, dan teknologi menjadi inovasi serta peluang ekonomi yang memberi manfaat bagi masyarakat.

"Kreativitas adalah sumber daya yang terus tumbuh dan dapat dibagikan. Kreativitas mengubah warisan budaya kita menjadi kemungkinan baru, tradisi menjadi inovasi, dan teknologi menjadi kekuatan yang menghubungkan hati manusia,” ujarnya dalam acara World Conference on Creative Economy (WCCE) 2026 yang diikuti secara daring di Jakarta, Jumat.

Ket. Foto: Tangkapan layar Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar dalam acara World Conference on Creative Economy (WCCE) 2026 yang diikuti secara daring di Jakarta, Jumat (23/10). — Sumber: ANTARA/Fitra Ashari

Menurut dia, pembangunan infrastruktur, pengembangan pengetahuan, perluasan inklusi, penguatan koperasi, dan pelestarian tradisi merupakan bagian penting dalam mendukung kemajuan. Namun, kreativitas dibutuhkan untuk mengubah berbagai potensi tersebut menjadi inovasi dan kolaborasi yang menghasilkan nilai tambah.

Dia menambahkan, perkembangan kecerdasan artifisial atau artificial intelligence (AI) turut memperluas berbagai kemungkinan baru. Meski demikian, pemanfaatan teknologi tetap perlu berlandaskan nilai-nilai kemanusiaan agar inovasi yang dihasilkan memiliki arah dan tujuan yang jelas.

Lebih lanjut Irene menyampaikan, pengembangan ekonomi kreatif perlu diarahkan untuk membangun ekosistem yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memperluas akses produk lokal ke pasar global, serta memberikan kesempatan yang setara bagi para pelaku kreatif untuk mengubah gagasan menjadi nilai ekonomi.

Dia menilai, identitas lokal dan kreativitas masyarakat memiliki peluang untuk berkembang di tingkat global apabila didukung ekosistem yang memberikan ruang bagi setiap individu untuk berinovasi dan berkolaborasi.

“Ketika infrastruktur menghubungkan kita, pengetahuan mendorong kita, inklusi memberikan suara kepada semua orang, koperasi memperkuat kita, dan tradisi membuka pintu ke dunia, kreativitas mengubah potensi kolektif menjadi peluang bersama,” katanya.

Irene menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendorong kemajuan nasional. Sejalan dengan mandat Presiden Prabowo Subianto, kementerian dan subsektor perlu mengesampingkan ego sektoral serta memperkuat persatuan untuk mencapai tujuan bersama.

Menurut dia, WCCE menjadi ruang bagi berbagai negara untuk merumuskan visi bersama melalui Jakarta Vision. Visi tersebut diharapkan tidak hanya relevan bagi Indonesia, tetapi juga dapat menjadi bagian dari upaya masyarakat global dalam membentuk masa depan ekonomi kreatif dan pembangunan dunia.

Melalui penguatan kreativitas dan kolaborasi, Indonesia diharapkan dapat mengoptimalkan potensi masyarakatnya sekaligus berkontribusi dalam membentuk masa depan ekonomi kreatif global. Ant

  • ekraf
  • Ekosistem Kebudayaan

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Opik

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.