Wali Kota Bandung Bidik Juara Umum Porprov Jabar
📅 Kamis, 22 Okt 2026, 11:17 WIB | Oleh: Ilham SudrajatBANDUNG - Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan mengatakan, keikutsertaan Kota Bandung dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XXV Jawa Barat 2026 harus berorientasi pada pembinaan atlet, penanaman nilai sportivitas serta keselamatan selama pertandingan.
Hal tersebut disampaikannya saat memberikan arahan kepada jajaran Panitia Besar Porprov Kota Bandung di Auditorium Rosada pada Rabu (21/10).
Wali Kota Farhan mengungkapkan Kota Bandung memiliki harapan untuk meraih gelar juara dan merebut posisi terbaik dari Kabupaten Bekasi. Namun, target tersebut harus dicapai melalui kompetisi yang sehat, menjunjung tinggi sportivitas dan tidak mengabaikan tujuan utama penyelenggaraan olahraga.
“Saya tentu sangat berharap Kota Bandung bisa jadi juara, merebut dari Bekasi tapi dengan cara yang baik. Bukan dengan cara yang tidak baik. Jadi, mesti ada sportivitas yang tinggi,” kata Wali Kota Farhan.
Menurut dia, Porprov bukan sekadar ajang mengejar medali atau memenuhi ambisi daerah. Lebih dari itu, kegiatan tersebut merupakan bagian dari sistem pembinaan olahraga nasional sekaligus upaya mempersiapkan generasi emas Indonesia.
Ia mengingatkan, seluruh perangkat daerah dan pihak yang terlibat harus memahami bahwa pembinaan olahraga merupakan amanat peraturan perundang-undangan yang perlu dijalankan dengan sungguh-sungguh.
“Tujuan akhirnya adalah memastikan bahwa Porprov sebagai bagian dari sistem pembinaan olahraga sesuai dengan Undang-Undang Sistem Keolahragaan Nasional. Itu penting,” ujar dia.
Menurut dia, olahraga memiliki peran strategis dalam membentuk generasi yang tidak hanya unggul secara fisik, tetapi juga memiliki karakter, mental, dan intelektualitas yang kuat.
Oleh karena itu, prestasi olahraga harus terus dikembangkan agar dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk berolahraga sekaligus membuka peluang bagi atlet untuk menjadikan olahraga sebagai profesi.
Selain menargetkan prestasi, Wali Kota Farhan meminta panitia memperhatikan aspek keselamatan dan mitigasi risiko di seluruh cabang olahraga yang dipertandingkan.
Ia secara khusus menyoroti olahraga lari lintas alam atau trail running yang memiliki risiko cukup tinggi. Menurutnya, penyelenggara perlu memastikan kesiapan teknis, keamanan jalur serta langkah antisipasi terhadap berbagai kemungkinan selama perlombaan.
“Kompetisi nomor satu, safety nomor satu juga. Ini soalnya risikonya tidak rendah sama sekali. Prestasi dan safety itu sama pentingnya,” tutur dia.
Ia menuturkan bahwa potensi prestasi dari cabang olahraga tersebut tidak boleh membuat penyelenggara mengabaikan keselamatan atlet. Persiapan yang matang menjadi kunci agar pertandingan berlangsung aman dan kompetitif.
Wali Kota Farhan juga meminta panitia mengantisipasi potensi gesekan antarkontingen, termasuk melalui pengaturan tempat penginapan dan teknis penempatan peserta. Koordinasi antarpihak diperlukan untuk mencegah persoalan selama pelaksanaan Porprov.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!