Tragedi Sekolah Pakistan: Atap Ambruk, 28 Orang Tewas, Puluhan Siswa Tertimbun

Kamis, 15 Okt 2026, 15:59 WIB

PESHAWAR – Tragedi memilukan terjadi di sebuah sekolah swasta di Peshawar, Pakistan barat laut. Atap bangunan sekolah Al-Khair Education Center ambruk saat kegiatan belajar mengajar berlangsung, menewaskan sedikitnya 27 siswa dan seorang guru. Jumlah korban dikhawatirkan masih bertambah karena puluhan siswa dilaporkan hilang dan diduga tertimbun reruntuhan.

Dari The Guardian, tim penyelamat dikerahkan untuk mencari korban yang masih terjebak di bawah puing-puing bangunan. Sejumlah ambulans terlihat bolak-balik membawa korban ke rumah sakit, sementara petugas mengevakuasi siswa yang terluka dan berlumuran darah dari lokasi kejadian.

Ket. Foto: Di tengah proses evakuasi yang masih berlangsung, keluarga para siswa menanti kabar mengenai nasib anak-anak mereka. — Sumber: Istimewa

Petugas darurat distrik, Iftikhar Khan, mengatakan sedikitnya 45 anak telah berhasil dievakuasi dari reruntuhan. Namun, proses pencarian masih berlangsung karena sejumlah siswa lainnya diduga belum ditemukan.

Pejabat pemerintah setempat, Bilal Faizi, mengatakan tim penyelamat terus bekerja mengevakuasi korban sekaligus membawa para siswa yang terluka ke fasilitas kesehatan terdekat.

Juru bicara Rumah Sakit Lady Reading, Mohammad Asim, menyebutkan sebanyak 20 orang yang mengalami luka-luka telah dibawa ke rumah sakit tersebut untuk mendapatkan perawatan medis.

Insiden ini terjadi ketika sekitar 110 siswa berada di tiga ruang kelas yang terdampak keruntuhan. Kepala Polisi Peshawar, Mian Saeed, mengatakan jumlah korban tewas berpotensi meningkat mengingat belum seluruh siswa berhasil ditemukan.

Dugaan awal mengarah pada kelemahan konstruksi bangunan. Menurut Saeed, atap di bagian atas bangunan ambruk dan menyebabkan struktur di bawahnya ikut runtuh hingga menimpa para siswa yang sedang mengikuti pelajaran.

“Bangunan itu memiliki struktur yang lemah,” kata Saeed. Ia menambahkan, beban atap yang terlalu berat di atas struktur yang tidak kokoh diduga menjadi pemicu ambruknya bangunan.

Pihak berwenang telah memerintahkan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kejadian tersebut, termasuk memeriksa kondisi konstruksi bangunan sekolah.

Tragedi ini kembali menyoroti pentingnya keselamatan bangunan pendidikan, terutama untuk memastikan ruang kelas memiliki struktur yang kuat dan memenuhi standar keamanan. Di tengah proses evakuasi yang masih berlangsung, keluarga para siswa menanti kabar mengenai nasib anak-anak mereka.

  • Atas Sekolah Ambruk

Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.