Guo Hanyu Tumbangkan Unggulan ke-12 di Wuhan, Berjuang di Tengah Kabar Ayah Kritis
Rabu, 14 Okt 2026, 00:02 WIB | Oleh: Benny Mudesta PutraSamsonova akhirnya mengamankan kemenangan sekaligus memperbaiki rekor pertemuannya menjadi unggul 3-2 atas Siniakova.
Berikutnya, ia akan menghadapi unggulan kelima Elina Svitolina.
“Jika memberinya sedikit waktu untuk bermain, dia bisa tampil sangat baik. Dia memiliki banyak bakat dan mampu membuat lawannya bermain sangat buruk. Sejujurnya, target saya hari ini adalah tidak memberinya terlalu banyak kesempatan untuk mengembangkan permainan. Karena itu, saya sangat senang dengan level permainan yang saya tunjukkan,” kata Samsonova.
Petenis tersebut juga merasa lebih segar untuk menjalani rangkaian turnamen Asia pada penghujung musim. Jumlah pertandingan yang relatif sedikit pada paruh pertama tahun ini membuatnya memiliki lebih banyak energi untuk menghadapi jadwal berikutnya.
Samsonova mulai menunjukkan peningkatan performa setelah kompetisi kembali berlangsung di lapangan keras. Ia mencapai babak keempat di Toronto dan semifinal di Guadalajara.
“Saya menjalani enam bulan pertama tahun ini dengan relatif tenang. Sekarang saya mulai bermain lebih baik. Saya memiliki sedikit lebih banyak energi karena pada awal musim tidak terlalu banyak bertanding. Jadi, saya tidak menghabiskan terlalu banyak tenaga,” ujarnya.
“Paruh akhir musim ini terasa berbeda karena saya masih memiliki energi. Saya akan terus bermain hingga akhir musim selama kondisi tubuh memungkinkan.”
Setelah Wuhan, Samsonova dijadwalkan tampil di Osaka dan juga tercantum dalam daftar peserta kualifikasi turnamen Tokyo.
Yulia Putintseva juga harus melewati pertarungan panjang untuk melangkah ke babak kedua. Petenis Kazakhstan itu mengalahkan Zeynep Sonmez dengan skor 6-7(1), 6-3, 7-5 dalam duel selama 2 jam 51 menit.
Pertemuan keduanya mengingatkan pada persaingan di Australian Open, Januari lalu. Saat itu, Putintseva menang 6-3, 6-7(3), 6-3 dalam pertandingan selama 2 jam 34 menit. Namun, perhatian publik ketika itu juga tertuju pada suasana tribun yang sebagian besar mendukung Sonmez.
Setelah memastikan kemenangan, Putintseva sempat melakukan tarian singkat di lapangan. Ia kemudian mengungkapkan bahwa dirinya mencoba menghadapi tekanan dari penonton dengan menyanyikan lagu tentang kelinci di dalam pikirannya.
Pertandingan di Wuhan menjadi pertemuan pertama mereka sejak Australian Open. Kali ini, suasana penonton relatif lebih tenang, tetapi persaingan di lapangan tetap berlangsung sengit.
Putintseva akhirnya kembali keluar sebagai pemenang setelah melewati tiga set yang ketat. Ia selanjutnya akan menghadapi unggulan ke-11 Diana Shnaider pada babak kedua, Rabu.
Rangkaian pertandingan tersebut menambah warna pada hari kedua Wuhan Open, yang diwarnai sejumlah duel tiga set. Namun, kisah Guo Hanyu menjadi salah satu sorotan utama: kemenangan yang tidak hanya ditentukan oleh kemampuan tenis, tetapi juga keteguhan menghadapi masa sulit dalam kehidupan pribadi.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!