• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Bukan Sekadar Berbagi, Rel...

Bukan Sekadar Berbagi, Relawan Karyawan Hadir sebagai Kakak Bimbing bagi Anak Marginal

Minggu, 11 Okt 2026, 16:03 WIB

JAKARTA — McDonald’s Indonesia melibatkan lebih dari 500 karyawan sebagai relawan dalam program Community Month 2026 untuk mendampingi 5.250 anak dari kelompok marginal. Kegiatan yang berlangsung di 147 restoran di 70 kota dan kabupaten tersebut menghadirkan ruang bagi anak-anak untuk bermain, belajar, dan mencoba pengalaman baru bersama karyawan yang berperan sebagai “Kakak Bimbing McD”.

Dalam program tahunan ini, para karyawan dari berbagai divisi dan jenjang jabatan meluangkan total 2.036 jam untuk berinteraksi dengan anak-anak, termasuk anak jalanan, anak pemulung, anak terlantar, serta anak dari keluarga prasejahtera.

Ket. Foto: Suasana kegiatan Community Month 2026 di restoran McDonald’s Ambon, Maluku. Sebanyak 500 karyawan McDonald’s Indonesia mendampingi 5.250 anak marginal melalui Community Month 2026 yang digelar secara serentak di 147 restoran yang tersebar di 70 kota dan kabupaten. — Sumber: McD

Sejumlah kegiatan yang diselenggarakan meliputi sesi bercerita, permainan tradisional Nusantara, kunjungan ke dapur restoran (kitchen tour), membuat es krim, hingga makan bersama. Program tersebut dirancang untuk memberikan pengalaman baru sekaligus membangun interaksi positif antara anak-anak dan para relawan.

Kegiatan Community Month 2026 menjangkau berbagai daerah di Indonesia, mulai dari Medan, Bandar Lampung, Singkawang, Balikpapan, Malang, Mataram, Makassar, hingga Ambon.

Associate Director of Communications McDonald’s Indonesia, Meta Rostiawati, mengatakan program ini menjadi salah satu cara perusahaan menghadirkan kepedulian kepada masyarakat melalui keterlibatan langsung karyawan.

“Melalui Community Month, kami ingin menghadirkan semangat ‘Sepenuhnya Indonesia’ melalui hal sederhana, yaitu meluangkan waktu dan hadir bersama adik-adik yang membutuhkan perhatian. Ketika karyawan mengambil peran sebagai ‘Kakak Bimbing McD’, mereka tidak hanya menemani bermain, tetapi juga menciptakan kesempatan bagi anak-anak untuk mencoba pengalaman baru, berbagi cerita, dan merasa diterima,” ujar Meta.

Menurut dia, perhatian kepada anak-anak tidak selalu harus diwujudkan melalui bantuan berskala besar. Kehadiran dan waktu yang diluangkan secara langsung juga dapat menjadi bagian penting dari upaya membangun kedekatan dengan komunitas.

Jumlah Relawan Meningkat Lebih dari Dua Kali Lipat

Memasuki tahun kelima pelaksanaannya, Community Month mengalami perkembangan dalam cakupan kegiatan dan keterlibatan karyawan. Perusahaan menyebut jumlah relawan yang berpartisipasi pada 2026 meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan lima tahun sebelumnya.

Keterlibatan tersebut mencakup berbagai fungsi, mulai dari kru restoran hingga jajaran manajemen. Para karyawan mengambil peran sebagai pendamping anak dalam rangkaian kegiatan yang disesuaikan dengan kebutuhan komunitas setempat.

Salah satu relawan, Daryanti, staf Operations McDonald’s Indonesia, mengatakan Community Month menjadi kegiatan yang dinantikan setiap tahun karena memberinya kesempatan untuk berbagi di luar rutinitas pekerjaan.

Daryanti telah mengikuti program tersebut selama lima tahun berturut-turut. Menurut dia, interaksi dengan anak-anak memberikan pengalaman tersendiri sekaligus menjadi pengingat tentang pentingnya perhatian terhadap sesama.

“Buat saya, Community Month seperti kegiatan ekstrakurikuler di luar pekerjaan. Saya senang bisa berbagi waktu dan melakukan sesuatu yang berbeda bersama teman-teman dari berbagai departemen. Tahun ini, melihat keceriaan adik-adik yang datang ke restoran membuat saya tersentuh dan semakin menyadari bahwa setiap anak membutuhkan perhatian dan ruang yang aman untuk tumbuh,” kata Daryanti.

Ia juga berharap pengalaman tersebut dapat menjadi pelajaran bagi anaknya tentang pentingnya berbagi dan peduli kepada orang lain, yang dapat dimulai dari tindakan sederhana dalam kehidupan sehari-hari.

Jangkau 5.250 Anak di 70 Kota dan Kabupaten

Sejak pertama kali dilaksanakan pada 2022, Community Month telah menghadirkan berbagai kegiatan sosial, mulai dari literasi, kebersihan dan kesehatan, inklusi bagi penyandang disabilitas, hingga edukasi keamanan pangan.

Jumlah anak yang dijangkau program ini meningkat dari sekitar 2.000 anak pada 2022 menjadi 5.250 anak pada 2026. Dalam pelaksanaannya, McDonald’s Indonesia bekerja sama dengan Dinas Sosial, organisasi sosial, rumah singgah, dan komunitas yang selama ini mendampingi anak-anak dari kelompok rentan.

Salah satu peserta, Andini Diva Fitriyani, anak binaan Yayasan Cahaya Rumah Ilmu Indonesia, mengaku senang mendapat kesempatan mengunjungi restoran McDonald’s di TB Simatupang, Jakarta. Kunjungan tersebut menjadi pengalaman pertamanya datang langsung ke restoran melalui kegiatan Community Month.

“Ini pertama kalinya aku datang ke McDonald’s, jadi aku senang banget. Ternyata di sini aku bisa makan, bermain, dan belajar bareng teman-teman. Aku juga senang ditemani ‘Kakak Bimbing McD’ yang baik dan sabar,” ujar Andini.

Ia mengatakan sesi bercerita bersama relawan juga memberinya pelajaran tentang pentingnya memiliki mimpi dan terus berusaha untuk mewujudkannya.

Peserta lainnya, Abdullah Arkhan Indranata, mengaku menikmati kesempatan berinteraksi dengan para relawan. Selain bermain dan berbagi cerita tentang hobi, ia juga berkesempatan melihat aktivitas di dapur restoran dan membuat es krim dengan pendampingan karyawan.

Arkhan mengatakan para relawan membantunya menggunakan perlengkapan seperti celemek (apron) dan masker selama kegiatan di dapur. Ia juga berkesempatan bertemu dengan Ronald McDonald, karakter yang turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Dinas Sosial Apresiasi Kegiatan Pendampingan

Program ini turut mendapat apresiasi dari pemangku kepentingan yang mendampingi anak-anak penerima manfaat. Kepala Bidang Rehabilitasi dan Perlindungan Jaminan Sosial Dinsos-P3AP2KB Kota Malang, Sri Umiasih, mengatakan kegiatan tersebut memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk menikmati pengalaman yang belum tentu mereka dapatkan dalam keseharian.

“Kami melihat anak-anak begitu menikmati kesempatan untuk bermain, belajar, dan mencoba hal baru yang mungkin tidak mereka dapatkan setiap hari. Kehadiran ‘Kakak Bimbing McD’ juga sangat berarti bagi mereka, bahkan setelah kegiatan mereka masih bercerita tentang pengalaman dan orang-orang yang mereka temui,” ujar Sri.

Menurut dia, kegiatan semacam ini tidak hanya memberikan hiburan, tetapi juga membuka kesempatan bagi anak-anak untuk merasa diperhatikan dan membangun interaksi positif dengan orang lain. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan agar semakin banyak anak memperoleh kesempatan untuk bermain, belajar, dan merasakan pengalaman baru.

Bagian dari Program Sosial Berkelanjutan

McDonald’s Indonesia menyatakan Community Month merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk memberikan kontribusi kepada masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya. Program ini juga menjadi salah satu bentuk kegiatan sosial dalam perjalanan 35 tahun perusahaan di Indonesia.

Berdasarkan studi independen Oxford Economics yang dikutip perusahaan, selama periode April 2024 hingga Maret 2025, McDonald’s Indonesia menyalurkan donasi lebih dari Rp2,2 miliar dan mendistribusikan lebih dari 72.000 porsi makanan. Bantuan tersebut disalurkan kepada panti asuhan, sekolah marginal, panti wreda, dan penerima manfaat lainnya. Pada periode yang sama, perusahaan juga mencatat lebih dari 2.900 kegiatan sosial yang tersebar di 96 kota dan kabupaten.

Melalui Community Month dan berbagai inisiatif sosial lainnya, McDonald’s Indonesia berupaya memperluas keterlibatan karyawan dalam kegiatan kemasyarakatan. Program tersebut menempatkan interaksi langsung dengan komunitas sebagai salah satu pendekatan untuk menghadirkan manfaat sosial di berbagai daerah.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Haryo Brono

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.