Formula 1: FIA Selidiki Bug Perangkat Lunak yang Bikin Start GP Bahrain Kacau
Selasa, 06 Okt 2026, 00:50 WIB | Oleh: Benny Mudesta Putra“Bug tersebut mencegah tenaga disalurkan kembali sehingga mobil-mobil bisa melaju lagi.”
Menurut Tombazis, pengujian yang lebih banyak dalam kondisi basah kemungkinan besar dapat membantu FIA dan tim menemukan masalah tersebut lebih awal.
“Saya pikir jika kami melakukan sedikit lebih banyak pengujian, kemungkinan besar kami bisa menemukan masalah ini tepat waktu dan tidak mengalami situasi seperti ini,” ujarnya.
Grand Prix Bahrain menjadi akhir pekan balapan pertama musim ini yang benar-benar menghadirkan kondisi basah. Meski hujan deras menyebabkan kekacauan sebelum start, lintasan kemudian mengering ketika balapan berlangsung.
Tombazis mengakui insiden tersebut menjadi pelajaran bagi FIA dan seluruh pihak yang terlibat.
“Kadang-kadang ada hal yang lolos dari perhatian. Orang-orang kemudian belajar dari hal tersebut dan melakukan pekerjaan yang lebih baik pada kesempatan berikutnya,” katanya.
Di luar persoalan teknis di lintasan, Formula 1 tetap memberikan dampak ekonomi yang besar bagi kawasan.
Menurut perkiraan resmi, penyelenggaraan F1 menghasilkan sekitar 145 juta dolar Singapura dalam penerimaan pariwisata tambahan bagi Singapura setiap tahun.
Ekonom Maybank, Chua Hak Bin, memperkirakan angka tersebut dapat meningkat menjadi sekitar 160 juta dolar Singapura tahun ini.
Menurut Chua, dampaknya tidak hanya berasal dari kedatangan wisatawan dan penggemar balap. Sejumlah kesepakatan bisnis yang lahir dari berbagai acara pendamping Formula 1 juga memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas.
Dengan demikian, insiden bug perangkat lunak di Sepang menjadi pengingat bahwa era baru Formula 1 membawa tantangan teknologi yang tidak sederhana.
Di satu sisi, FIA dan tim dituntut memastikan teknologi baru dapat bekerja dalam berbagai kondisi. Di sisi lain, setiap kesalahan kecil pada perangkat lunak dapat berdampak langsung pada keselamatan, performa, dan jalannya balapan.
Setelah kekacauan di Sepang, FIA kini memiliki pekerjaan rumah untuk memastikan masalah serupa tidak kembali mengganggu jalannya kompetisi.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!