Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Memulihkan Kejayaan Desa Sade Setelah Luluh Lantak Dilalap Api

📅 Jumat, 02 Okt 2026, 01:23 WIB | Oleh:
Memulihkan Kejayaan Desa Sade Setelah Luluh Lantak Dilalap Api Doc: ist
Ket. sasak sade

MATARAM – Bencana kadang datang tiba-tiba dan tak sulit dicegah seperti kebakaran. Itulah kebakaran yang melanda Desa Sade. Saat ini Kementerian Pariwisata berupaya mendorong pemulihan usaha dengan menyalurkan bantuan bagi masyarakat Dusun Sade, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) setelah kebakaran pada hari Sabtu (22/8).

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana mengatakan pemulihan pascakebakaran tidak dapat hanya berfokus pada pembangunan kembali bangunan yang terdampak. Kehidupan dan penghidupan masyarakat juga harus segera dipulihkan.

“Bangunan fisik Sade sedang dibangun kembali melalui semangat gotong royong yang sangat kuat. Tetapi pada saat yang sama, ekonomi masyarakat juga harus terus bergerak. Karena itu, bantuan Kementerian Pariwisata kami arahkan terutama untuk membantu warga kembali bekerja, kembali memproduksi, dan kembali memperoleh penghasilan,” kata Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana dalam keterangan resmi di Jakarta, Kamis.

Bantuan Kementerian Pariwisata meliputi 15 unit alat tenun gedogan senilai Rp52,5 juta, modal kerja bagi 69 UMKM senilai Rp517,5 juta, 70 paket bahan baku tenun senilai Rp140 juta, serta 43 paket alat kerajinan non-tenun senilai Rp107,5 juta. Total bantuan usaha dan alat kerja mencapai Rp817,5 juta.

Dukungan juga diberikan dalam bentuk penguatan kapasitas pemandu lokal, khususnya terkait keselamatan, penyampaian informasi selama proses rekonstruksi, dan pelayanan wisata.

Kementerian Pariwisata juga mendukung promosi dan relaunching aktivitas wisata Sade selama dan setelah rekonstruksi, penyusunan katalog produk, penguatan branding produk asal Sade, serta pemasaran digital. Keseluruhan dukungan tersebut bernilai Rp1 miliar.

Menpar Widiyanti berharap bantuan tersebut menjadi jembatan antara fase tanggap darurat, rekonstruksi, dan kebangkitan kembali aktivitas ekonomi serta pariwisata Sade.

“Kita ingin Sade kembali hidup, kembali menerima wisatawan, dan kembali menjadi tempat masyarakat mencari penghidupan. Tetapi yang paling penting, Sade harus bangkit tanpa kehilangan karakter dan jati dirinya,” tutur Widiyanti.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemerintah Provinsi NTB Lalu Faozal mengatakan proses pembangunan kembali Sade telah dimulai dengan memperhatikan arahan Menteri Pariwisata saat memimpin rapat koordinasi pertama pascakebakaran.

Sejumlah aspek yang menjadi perhatian dalam rekonstruksi antara lain ketersediaan alat pemadam kebakaran, penataan jalur listrik di bawah tanah, serta perbaikan sanitasi dan drainase.

Langkah tersebut diarahkan agar Sade tidak hanya kembali seperti sebelumnya, tetapi menjadi lebih tangguh terhadap risiko bencana tanpa kehilangan karakter dan identitas budayanya. Upaya pemulihan tersebut melanjutkan koordinasi yang dilakukan pemerintah sejak akhir Agustus 2026.

Dalam kunjungannya ke Sade pada 27 Agustus 2026, Menteri Pariwisata meninjau langsung kawasan terdampak dan berdialog dengan masyarakat. Pemerintah daerah juga menegaskan pemulihan dilakukan dengan tetap menjaga karakter budaya masyarakat Sasak.

Kepala Dusun Sade, Endap mengatakan musyawarah warga terdampak telah menghasilkan komitmen bersama agar momentum rekonstruksi digunakan untuk membangun Sade menjadi lebih baik.

Menurut dia, “Sade yang lebih baik” bukan hanya berarti bangunan fisik yang lebih aman, tetapi juga tata kelola destinasi yang lebih baik, sehingga Sade tetap menjadi ruang hidup masyarakat sekaligus destinasi wisata budaya yang berkelanjutan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Ekonomi
Menkeu Suahasil Lantik 5 Pe...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.