Es Antartika Menyusut ke Level Terendah Ketiga, Ilmuwan Peringatkan Dampak Baru
📅 Kamis, 01 Okt 2026, 00:01 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo S“Atmosfer akan sedikit memengaruhi, tetapi pada akhirnya termodinamika akan menang. Jika air terlalu hangat, Anda tidak akan memiliki banyak es laut,” katanya.
Berkurangnya es laut juga berpotensi menimbulkan dampak lanjutan terhadap sistem iklim. Ketika permukaan es berkurang, semakin luas wilayah Samudra Selatan yang terbuka dan dapat menyerap energi matahari.
Es laut sendiri tidak secara langsung menyebabkan kenaikan permukaan laut karena sudah mengapung di lautan. Namun, berkurangnya perlindungan es dapat membuat lapisan es Antartika lebih terekspos terhadap kondisi laut yang ekstrem.
Lapisan es tersebut berperan memperlambat pergerakan gletser menuju laut. Jika kehilangan massa es daratan Antartika terus berlangsung dalam jangka panjang, kontribusinya terhadap kenaikan permukaan laut global dapat menjadi sangat besar.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dampaknya juga tidak hanya berkaitan dengan permukaan laut. Es laut merupakan habitat penting bagi alga dan krill yang menjadi bagian dasar jaring makanan di Antartika.
Perubahan kondisi es juga menjadi perhatian bagi satwa seperti penguin kaisar, yang bergantung pada es laut untuk berkembang biak dan membesarkan anak.
Pakar es laut Antartika dari University of Tasmania, Dr Will Hobbs, mengatakan es laut telah menyusut lebih cepat dari biasanya setelah mencapai puncaknya pada September.
“Kita mungkin akan menghadapi musim panas dengan curah salju rendah lagi, dan saat itulah segalanya menjadi sangat mengkhawatirkan,” kata Hobbs.
Menurut Hobbs, para ilmuwan masih berusaha menentukan seberapa besar sensitivitas sistem iklim global terhadap hilangnya es laut Antartika.
Namun, ia menilai perubahan yang terjadi berlangsung lebih cepat dibandingkan kemampuan ilmuwan untuk sepenuhnya memahami dampaknya.
“Namun sistem ini berubah lebih cepat daripada yang kita pahami,” ujarnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!