Kasus Jule Buka Tabir Vape Etomidate, Ini 5 Bahaya bagi Tubuh
📅 Selasa, 22 Sep 2026, 06:30 WIB | Oleh: Tim PenulisJakarta - Nama selebgram Julia Prastini atau akrab dipanggil Jule tengah menjadi sorotan setelah diamankan polisi terkait penggunaan vape yang diduga mengandung etomidate.
Jule diamankan dalam pengembangan kasus peredaran cartridge vape yang diduga mengandung etomidate oleh Satuan Reserse Narkoba Polresta Bandara Soekarno-Hatta.
Dalam pengungkapan tersebut, polisi menemukan satu cartridge vape yang diduga mengandung etomidate dalam paket yang diterima Jule di sebuah apartemen di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan. Petugas juga menemukan satu cartridge bekas pakai di lokasi.
Jule kemudian dibawa ke Polresta Bandara Soekarno-Hatta untuk menjalani pemeriksaan. Hasil pemeriksaan urine menunjukkan Jule positif mengonsumsi etomidate.
Polisi menyebut kasus tersebut masih dalam proses penyidikan, termasuk pemeriksaan laboratorium terhadap barang bukti untuk memastikan kandungan cartridge yang diamankan.
Lantas, apa sebenarnya etomidate dan mengapa zat tersebut bisa ditemukan dalam cairan vape?
Apa itu etomidate?
Etomidate merupakan obat yang digunakan dalam dunia medis untuk membantu induksi anestesi umum. Obat tersebut diberikan melalui suntikan intravena dan penggunaannya dilakukan oleh tenaga medis terlatih karena dapat memengaruhi kesadaran serta fungsi tubuh.
Dalam penggunaan medis, etomidate memiliki dosis dan tata cara pemberian yang terukur. Zat tersebut bukan obat yang dirancang atau diperuntukkan untuk digunakan melalui rokok elektronik atau vape.
Etomidate bekerja pada sistem saraf pusat dan memiliki efek sedatif hingga dapat menyebabkan seseorang kehilangan kesadaran. Karakteristiknya yang bekerja relatif cepat membuat obat ini digunakan dalam kondisi tertentu pada prosedur anestesi.
Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menjelaskan bahwa etomidate merupakan obat keras yang penggunaannya seharusnya berada di bawah pengawasan medis.
Penggunaan etomidate di luar kebutuhan medis, termasuk dengan cara diuapkan melalui rokok elektronik, merupakan hal yang berbeda. Kandungan dan jumlah zat yang masuk ke tubuh melalui produk ilegal juga sulit diketahui secara pasti.
Badan Penasihat Inggris untuk Penyalahgunaan Obat atau Advisory Council on the Misuse of Drugs (ACMD) mencatat adanya peningkatan penyalahgunaan etomidate melalui perangkat vape di sejumlah negara Asia.
Meski demikian, ACMD menyebut data mengenai efek farmakologis etomidate secara khusus melalui vaping masih terbatas.
Bahaya etomidate dalam vape
Penggunaan etomidate melalui vape dapat menimbulkan sejumlah efek terhadap tubuh. BPOM mencatat beberapa efek yang dapat muncul, antara lain mual dan muntah, iritasi saluran pernapasan, gangguan koordinasi tubuh, kehilangan kesadaran hingga kejang otot.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!