Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemerintah Perlu Pastikan Sebaran Pasokan Beras Sesuai Kebutuhan Masyarakat

📅 Senin, 21 Sep 2026, 09:43 WIB | Oleh: Tim Penulis

Selain persoalan pada sektor beras konsumsi masyarakat, laporan terbaru NEXT Indonesia Center juga membedah anomali yang terjadi pada pasar beras pecah (broken rice).

Secara aturan dan tingkat kualitasnya, beras dengan persentase butir patah tinggi dijual dengan harga yang jauh lebih murah ketimbang varian medium apalagi premium.

Namun, data BPS mencatat pergerakan yang tak biasa di mana harga beras pecah sempat melampaui harga beras medium dalam pengamatan periode 2024–2025, bahkan menembus harga beras premium pada bulan-bulan tertentu di tingkat penggilingan.

Sandy mengatakan anomali ini perlu dibaca secara hati-hati karena transaksi beras pecah relatif kecil. Pada Juni 2025, beras pecah hanya mencakup 1,21 persen dari transaksi yang diamati BPS, dibandingkan premium 35,26 persen dan medium 52,65 persen.

"Meskipun porsinya kecil, harganya meningkat 10,44 persen secara tahunan—tertinggi di antara seluruh kategori mutu," kata Sandy.

Menurut NEXT Indonesia Center, anomali harga beras pecah memperlihatkan sisi lain dari persoalan tersebut.

Harga beras pecah yang sesekali melampaui premium tidak dapat langsung ditafsirkan sebagai perubahan umum dalam struktur harga beras. Volume transaksinya relatif kecil sehingga harga rata-ratanya mudah dipengaruhi oleh perubahan lokasi, spesifikasi, dan jumlah transaksi.

Kendati demikian, Sandy menjelaskan bahwa kebutuhan industri menunjukkan beras pecah memiliki pasar tersendiri yang dapat membuat harganya tidak selalu bergerak mengikuti urutan mutu beras konsumsi.

"Kenaikan harga beras pecah ini kan bisa juga dipengaruhi oleh kombinasi antara terbatasnya volume transaksi di pasar dan lonjakan permintaan bahan baku dari sektor industri. Komoditas ini kerap digunakan untuk industri pengolahan pangan seperti tepung beras, bihun, hingga pakan," kata Sandy.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Indonesia Kantongi 5 Medali Asian Games
    persaingan ketat, mungkinkah kontingen Indonesia bisa masuk 3 ...
  • Perkuat Kesiapan Awak Kapal, Kemenhub Gelar Workshop Safety Training untuk Hadapi Situasi Darurat
    Langkah sinergis Ditjen Hubla dan manajemen PT PELNI ...
  • Industri Nilam Butuh Terobosan, ARC USK Dorong SRG Jadi Solusi Tata Niaga
    Penerapan SRG nilam sangat krusial bagi sektor manufaktur ...
  • Impor Pelumas RI Tembus Ribuan Ton, Menperin Resmikan Pabrik Raksasa Shell, Libatkan 50 Vendor Lokal
    Kehadiran fasilitas produksi berkapasitas 12.000 ton per tahun ...
  • Pameran Fi Asia Indonesia 2026 Perluas Akses Industri terhadap Teknologi Pangan Global
    Ulasan yang sangat mencerahkan terutama pada pandangan Dr. ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Advertisement
Jadwal Asian Games: Kontingen Merah Putih Bakal Tanding di 15 Cabor

Jadwal Asian Games: Kontingen Merah Putih Bakal Tanding di 15 Cabor

21 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.