PBB: Target Akhiri Kelaparan Global pada 2030 Tak Akan Tercapai

Senin, 21 Sep 2026, 02:20 WIB

MOSKWA - Target Majelis Umum PBB untuk mengakhiri kelaparan global pada 2030 tidak akan tercapai, kata Kepala Kantor Penghubung Organisasi Pangan dan Pertanian PBB (FAO) untuk Russia, Oleg Kobyakov, kepada RIA Novosti.

"Jika kita ingat kembali bahwa umat manusia, melalui keputusan Majelis Umum PBB, telah menetapkan tugas untuk menghapuskan fenomena kelaparan di dunia pada 2030, jelas bahwa saat ini tugas ini tidak dapat dilaksanakan. Setidaknya, dengan laju perkembangan saat ini, target tersebut mustahil tercapai," kata Kobyakov.

Ket. Foto: Seorang balita yang mengalami malnutrisi menangis di sebuah klinik di Aweil, Sudan Selatan, beberapa waktu lalu. Banyak anak mengalami malnutrisi di Sudan Selatan karena terjadi konflik yang memicu terjadinya kelaparan. — Sumber: AFP/ALBERT GONZALEZ FARRAN

“Target yang ditetapkan Majelis Umum PBB untuk menghapus kelaparan pada 2030 saat ini tidak realistis dengan perkembangan yang ada,” imbuh dia.

Kobyakov menambahkan bahwa sudah dicapai sejumlah kemajuan, termasuk penurunan skala kelaparan global. Namun demikian, jika dinamika saat ini terus berlanjut, namun lajunya belum cukup cepat untuk mencapai target tersebut.

FAO mencatat pada 2025 sekitar 645 juta orang atau 7,8 persen populasi dunia diperkirakan mengalami kelaparan. Angka tersebut memang turun dibandingkan 2024 yang mencapai 8,1 persen dan 2022 sebesar 8,6 persen. Namun, FAO memperkirakan sekitar 510 juta hingga 520 juta orang masih akan menghadapi kelaparan pada 2030 jika tren saat ini berlanjut.

Kondisi itu belum termasuk dampak konflik di kawasan Timur Tengah, kata Kobyakov seperti dilaporkan RIA Novosti dari Moskwa, Sabtu (19/9). SB/Ant/Sputnik/RIA Novosti/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Antara, Berbagai Sumber, Selocahyo Basoeki Utomo S

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.