Fantastis! Jateng Siapkan Rp2 Miliar untuk 2.000 Penghafal Al Quran

Minggu, 20 Sep 2026, 01:00 WIB

Semarang - Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen menyebutkan bahwa pemerintah provinsi telah menganggarkan Rp2 miliar sebagai bisyarah bagi 2.000 penghafal Al Quran di wilayah tersebut.

"Di Jawa Tengah, kami memberikan bisyarah Rp1 juta bagi santri atau masyarakat yang menuntaskan hafalan 30 juz (Al Quran, red.)," katanya saat penutupan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Nasional XXXI Jawa Tengah di Lapangan Simpang Lima, Semarang, Sabtu (19/9) malam

Ket. Foto: Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen, saat penutupan MTQ Nasional XXXI, di Semarang, Sabtu (19/9). — Sumber: Antara

"Bukan hanya masyarakat Jawa Tengah saja, tetapi seluruh masyarakat yang menghafalkan (Al Quran, red ) di Jawa Tengah," kata Wagub yang akrab disapa Gus Yasin itu.

Ia menyebutkan bahwa pada 2025 terdapat setidaknya 1.041 penerima bisyarah penghafal Al Quran di Jateng.

"Artinya, ada 1.000 lebih para hafiz, hafizah, yang menghafalkan di bumi Jawa Tengah," kata Gus Yasin yang juga Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) Jateng.

Untuk tahun 2026, kata dia, sejauh ini setidaknya sudah ada lebih dari 1.000 penghafal Al Quran yang menuntaskan hafalannya di Jateng.

"Kami juga memberikan beasiswa bagi santri dan pengasuh pesantren serta memperkuat 5.347 pondok pesantren," katanya.

Ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak atas terselenggaranya MTQ Nasional XXXI selama sembilan hari ini dengan baik dan lancar.

"Apresiasi khusus kami sampaikan kepada 6.350 personel pengamanan. Ada 306 tenaga kesehatan, para dewan hakim dan 15 bidang kepanitiaan yang telah bekerja siang dan malam," katanya.

Ia mengatakan berbagai kegiatan juga digelar untuk memeriahkan MTQ Nasional XXXI, mulai seminar internasional, muzakarah ilmiah, pameran mushaf dan manuskrip Al Quran.

Serta, eksibisi tilawah dan kitabah bagi penyandang disabilitas rungu wicara untuk memperluas syiar dan menghadirkan MTQ yang inklusif.

Ia juga melaporkan sebanyak 2.242 peserta dari 37 provinsi telah berlomba di 12 arena, delapan cabang, 24 golongan dan 48 kategori.

"Alhamdulillah, seluruh rangkaian Musabaqah (MTQ Nasional , red.) berjalan lancar dan tertib," katanya.

Pada MTQ Nasional XXXI, Kontingen Jateng mengirimkan 67 kafilah yang merupakan hasil seleksi berjenjang mulai dari kabupaten, kota, hingga provinsi, dan 30 peserta di antaranya lolos ke final.

Penutupan MTQ Nasional XXXI di Semarang, Jawa Tengah, dilakukan oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar, dan dihadiri sejumlah gubernur dan wakil gubernur.

Redaktur: Andes Tanjung

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.