Gorontalo Utara Dorong Konsep Desa Wisata KAT Didingga

Selasa, 30 Jun 2026, 06:43 WIB

GORONTALO - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo, Dedy Dunggio mengatakan sangat mendukung konsep desa wisata yang digagas oleh anggota DPR RI Rachmat Gobel untuk menata pemukiman Komunitas Adat Terpencil (KAT) Didingga.

Dedy di Gorontalo, Senin (29/6), mengatakan gagasan Rachmat Gobel mengubah pemukiman KAT Didingga di Dusun Buade, Desa Didingga, Kecamatan Biau layak didukung.

Ket. Foto: Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo, Dedy Dunggio — Sumber: antara foto

"Pak Rachmat menggagas KAT Didingga yang menjadi wilayah rawan banjir untuk ditata menjadi desa wisata. Tentu konsep ini sangat brilian," kata Dedy.

Gagasan tersebut memerlukan perjuangan agar daerah menerima alokasi anggaran untuk membangun infrastruktur, menata pemukiman serta memberikan program-program langsung yang produktif untuk masyarakat, seperti di sektor pertanian, peternakan dan usaha lainnya.

"Saya mengajak masyarakat untuk mendoakan perjuangan ini, agar daerah mendapatkan alokasi anggaran untuk merealisasikan konsep tersebut, apalagi pemerintah daerah dan desa bersepakat mendukung gagasan itu," kata Dedy lagi.

DPRD setempat berharap penataan infrastruktur seperti pembangunan tanggul pengaman sungai yang representatif oleh pihak Balai Sungai pun berjalan dengan lancar.

Dengan perencanaan yang tepat, kata Dedy pula, diharapkan Wisata Desa Didingga didukung kekayaan sumber daya alam yang tersedia dapat mudah terwujud.

Pemukiman KAT Didingga sering dilanda banjir akibat debit air yang tidak tertampung lagi di Sungai Didingga, ditambah lagi jebolnya tanggul pengaman yang mempercepat air masuk ke pemukiman.

Setelah ditinjau langsung oleh anggota DPR RI Rachmat Gobel, ternyata pemukiman tersebut dikelilingi perbukitan yang hijau dan indah, ditambah lagi tanah subur yang mudah ditumbuhi tanaman apa saja.

Kondisi itu memunculkan gagasan untuk mengubah desa tersebut menjadi desa wisata, yang tentu dapat menjadi sumber perekonomian bagi warga khususnya sekitar 65 kepala keluarga yang bermukim.

"Pemerintah daerah termasuk DPRD pun sangat sepakat dan mendukung gagasan tersebut," kata Dedy pula.

Redaktur: Sriyono

Penulis: Sriyono

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.