Tersangka Pembunuh Berantai 80 Korban Ditangkap Saat Menyamar sebagai Perempuan di Brasil

Minggu, 20 Sep 2026, 00:07 WIB

PARAIBA – Polisi Brasil menangkap seorang pria yang diduga terlibat dalam serangkaian pembunuhan setelah ia mencoba menghindari penangkapan dengan menyamar sebagai perempuan.

Pria berusia 33 tahun tersebut, ditangkap di wilayah Mulungu, Negara Bagian Paraíba, Brasil timur laut, setelah operasi pencarian yang berlangsung sekitar 30 jam.

Ket. Foto: Ilustrasi AI. Kasus ini mendapat perhatian luas setelah foto dan video penangkapan memperlihatkan ia masih mengenakan penyamaran perempuan. — Sumber: Istimewa

Saat ditangkap, ia mengenakan gaun hitam bergaris putih, wig hitam panjang, sandal perempuan, kacamata hitam dan kuku yang dicat. Ia juga membawa seorang anak kecil yang menurut polisi tidak memiliki hubungan keluarga dengannya.

Tersangka sebelumnya menjadi target pencarian polisi karena diduga terlibat dalam sedikitnya 16 kasus pembunuhan di wilayah tersebut sejak Mei 2026.

Dilansir CBS News, polisi mengatakan tersangka mengaku terlibat dalam 11 pembunuhan. Namun, dalam pemeriksaan, pria tersebut membuat klaim yang jauh lebih besar dengan mengatakan telah membunuh sekitar 80 orang sepanjang hidupnya.

Klaim mengenai 80 korban itu masih diselidiki. Polisi belum mengonfirmasi seluruh pengakuan tersebut. Kepolisian Paraíba menyatakan keterlibatan Jorlan telah dikonfirmasi dalam 16 pembunuhan di wilayah itu, termasuk 11 kasus yang diakuinya.

Menurut polisi, Jorlan juga diduga memiliki keterkaitan dengan sebuah kelompok kriminal yang disebut aparat sebagai organisasi sangat brutal. Namun, dalam pemeriksaan, Jorlan membantah menjadi bagian dari organisasi kriminal tersebut dan mengatakan ia bertindak sendiri.

Ia mengklaim melakukan pembunuhan karena merasa menjadi korban ancaman dan menganggap para korbannya terlibat dalam dunia kriminal. Polisi masih menyelidiki pernyataan tersebut.

Jorlan juga mengatakan kepada penyidik bahwa pembunuhan pertamanya dilakukan ketika ia berusia 13 tahun. Polisi kini berencana membuka kembali sejumlah kasus pembunuhan yang belum terpecahkan untuk mengetahui apakah ada kaitan dengan tersangka.

Penangkapan dilakukan setelah pengejaran terhadapnya berlangsung selama lebih dari satu hari. Polisi sebelumnya juga pernah gagal menangkapnya dalam operasi lain.

Selain pria tersebut, aparat menangkap dua tersangka lain yang diduga memiliki kaitan dengan organisasi kriminal yang sama. Dalam operasi sebelumnya, polisi juga menyita rompi antipeluru, bagian senjata jenis submachine gun serta lebih dari 100 butir amunisi.

Anak yang dibawa saat melarikan diri diketahui bukan anaknya. Polisi menyatakan anak tersebut ditemukan dalam kondisi aman dan kini menjadi bagian dari penyelidikan mengenai bagaimana anak itu bisa berada bersama tersangka.

Kasus ini mendapat perhatian luas setelah foto dan video penangkapan memperlihatkan ia masih mengenakan penyamaran perempuan. Polisi menyebut penyamaran tersebut digunakan untuk menyulitkan petugas mengenali dirinya ketika mencoba keluar dari wilayah pengejaran.

Penyelidikan terhadap dugaan keterlibatan tersangka dalam kasus-kasus pembunuhan lainnya masih berlangsung.

  • Pembunuhan Berantai

Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.