BPBD Probolinggo Kirim 12.000 Liter Air ke Desa Terdampak Kekeringan
Minggu, 20 Sep 2026, 00:00 WIBPROBOLINGGO â Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo mengirimkan 12.000 liter air bersih ke dua desa yang terdampak kekeringan, yakni Desa Tegalsono dan Desa Tigasan.
Dikutip dari Antara, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo Oemar Sjarief mengatakan, distribusi air dilakukan oleh Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC PB) BPBD Kabupaten Probolinggo menggunakan dua unit truk tangki.
"Pendistribusian dilakukan petugas Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC PB) BPBD Kabupaten Probolinggo dengan menggunakan dua unit truk tangki, masing-masing berkapasitas 6.000 liter," kata Oemar, Sabtu (19/9/2026).
Sebanyak 12.000 liter air bersih disalurkan ke Dusun Paoan, Desa Tegalsono, Kecamatan Tegalsiwalan, serta Dusun Gunungdame, Desa Tigasan Wetan, Kecamatan Leces.
Di Dusun Paoan RT 01 RW 01 Desa Tegalsono, bantuan diperuntukkan bagi 112 kepala keluarga atau sekitar 336 jiwa. Sementara di Dusun Gunungdame RT 01 RW 06, Desa Tigasan Wetan, bantuan diberikan kepada 83 kepala keluarga atau sekitar 249 jiwa.
Oemar mengatakan, distribusi air dilakukan untuk membantu warga yang mengalami kesulitan memperoleh air bersih selama musim kemarau.
âDistribusi air bersih ini merupakan respons BPBD terhadap kondisi masyarakat yang mengalami krisis sumber mata air bersih. Kami menyalurkan bantuan untuk membantu memenuhi kebutuhan air warga di wilayah terdampak,â ujarnya.
Menurut Oemar, kondisi krisis air bersih membutuhkan pemantauan terhadap perkembangan kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak. Distribusi air menjadi salah satu bentuk dukungan pemerintah untuk memenuhi kebutuhan dasar warga.
âKebutuhan air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Karena itu, ketika sumber mata air mengalami krisis dan warga kesulitan memperoleh air, pemerintah perlu hadir memberikan bantuan sesuai kondisi di lapangan,â jelasnya.
Penyaluran air bersih tersebut juga menjadi bagian dari respons kebencanaan BPBD Kabupaten Probolinggo. Petugas TRC PB dikerahkan untuk mengirimkan air langsung ke lokasi yang membutuhkan.
âKami berharap bantuan itu dapat meringankan kebutuhan masyarakat, terutama untuk memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari selama kondisi sumber mata air masih mengalami krisis,â katanya.
BPBD Kabupaten Probolinggo menyatakan akan terus melakukan penanganan berdasarkan kondisi dan kebutuhan masyarakat di wilayah yang mengalami persoalan ketersediaan air bersih.
- bencana kekeringan
Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S
Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.