- Home
-
- Luar Negeri
-
- WMO Ungkap Sungai di Dunia...
WMO Ungkap Sungai di Dunia saat Ini Mengalami Tahun Terkering
Jumat, 18 Sep 2026, 18:30 WIBJENEWA â Organisasi Meteorologi Dunia (WMO) menyebut aliran sungai di seluruh dunia mengalami salah satu tahun terkering dalam beberapa dekade pada 2025. Kondisi tersebut mencerminkan penurunan cadangan air di permukaan Bumi dan menimbulkan kekhawatiran terhadap ketersediaan air di masa depan.
Melansir dari kantor berita Reuters, Jumat (18/9), temuan tersebut disampaikan WMO dalam laporan State of Global Water Resources. Laporan tersebut mencatat cadangan air di daratan telah mengalami penurunan selama satu dekade.
Cadangan air di daratan tersebut termasuk air tanah, danau, vegetasi, es, dan salju. Sekretaris Jenderal WMO, Celeste Saulo, mengatakan cadangan air global di daratan menunjukkan tren penurunan sejak 2014â2016.
Menurut dia, kondisi tersebut menjadi sinyal yang terus berlangsung selama satu dekade. Saulo mengatakan cadangan air di daratan berfungsi sebagai penyangga ketika terjadi tahun-tahun yang sangat kering.
WMO memperingatkan penurunan cadangan tersebut dapat menimbulkan dampak serius di masa depan. Data WMO menunjukkan aliran sungai di bawah normal terjadi di lebih dari sepertiga cekungan sungai dunia.
Kondisi tersebut menjadikan 2025 salah satu tahun dengan aliran sungai terkering secara global dalam 35 tahun pengumpulan data. Namun, kondisi aliran sungai tidak seragam di seluruh dunia.
Sejumlah cekungan sungai, termasuk di beberapa wilayah Asia selatan, justru mengalami kelebihan air. Menurut WMO, kondisi tersebut mencerminkan siklus air yang semakin tidak menentu dan sulit diprediksi.
Perubahan pola air juga terjadi bersamaan dengan penurunan cadangan air global. Laporan WMO turut menyoroti kehilangan gletser secara luas di berbagai wilayah dunia sepanjang 2025.
Kondisi tersebut tercatat untuk tahun keempat berturut-turut dan diperkirakan dapat menyebabkan ketidakamanan air dalam jangka panjang. Penyusutan gletser dapat memengaruhi ketersediaan air dan meningkatkan risiko ketidakamanan air dalam jangka panjang.
WMO menilai perkembangan tersebut menunjukkan tekanan yang semakin besar terhadap sumber daya air global. Penurunan cadangan air daratan juga dapat mengurangi kemampuan alam menghadapi periode kekeringan. ils/I-1
- Organisasi Meteorologi Dunia (WMO)
- bencana kekeringan
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Ilham Sudrajat
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.