Tim “salvage” Melakukan Observasi Posisi Badan Kapal KM Virgo di Bawah Laut

Jumat, 18 Sep 2026, 22:57 WIB

Banjarmasin - Direktur Operasi Basarnas Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo Nur Sasongko mengatakan tim operasi salvage telah melakukan observasi posisi dan kondisi badan kapal KM Virgo Transport 8 di bawah laut sebagai tahapan awal untuk menentukan langkah operasi pengangkatan kapal.

“Hari ini Jumat, pukul 12.30 Wita tim salvage di lokasi melakukan survei bawah air menggunakan perlengkapan Remotely Operated Vehicle (ROV) untuk mengetahui dan mengobservasi posisi dan duduk badan kapal,” kata Yudhi dalam konferensi pers perkembangan operasi SAR hari keenam kecelakaan KM Virgo Transport 8, di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Jumat.

Ket. Foto: Tim SAR gabungan mengevakuasi satu jasad dari total tiga korban meninggal dunia yang baru ditemukan pada operasi SAR hari keenam terhadap korban kecelakaan KM Virgo Transport 8, di perairan Masalembo, Laut Jawa, Jumat (18/9/2026). — Sumber: Antara

Dia menjelaskan hasil observasi tersebut selanjutnya menjadi bahan untuk menentukan langkah yang diperlukan dalam menjalankan operasi salvage, yakni pengangkatan badan kapal ke permukaan, dengan dukungan sarana dan prasarana yang dibutuhkan dalam pelaksanaan operasi salvage di lokasi kecelakaan.

“Sambil tim salvage bekerja, dua tim penyelam juga melakukan kegiatan bawah air. Kita dorong tim operasi salvage bekerja secepatnya,” ujarnya.

Ia mengatakan kondisi gelombang di lokasi kecelakaan saat ini sekitar satu meter, turun dibandingkan dua hari sebelumnya yang mencapai lebih dari 2,5 meter, dan arus bawah air yang cukup tinggi juga sempat menghambat pelaksanaan operasi salvage.

Menurut Yudhi, kondisi cuaca di lokasi saat ini memungkinkan tim penyelam untuk terjun karena telah memenuhi standar keamanan penyelaman, sehingga kegiatan bawah air dapat kembali dilakukan untuk mendukung tahapan persiapan operasi salvage.

“Besok tim salvage akan merapat ke Banjarmasin untuk menyampaikan terkait apa yang sudah dilakukan, akan disampaikan dan dirapatkan,” katanya.

Berdasarkan informasi dari tim penyelam, badan kapal KM Virgo Transport 8 tidak bergeser dari titik yang diketahui sebelumnya, dengan posisi kapal yang tenggelam saat ini berada pada kedalaman sekitar 24 hingga 29 meter.

“Seluruh unsur SAR terus melakukan patroli melalui udara dan laut untuk memaksimalkan pencarian korban yang masih belum ditemukan, masing-masing armada menjalankan pencarian sesuai sektor yang telah dibagi,” ujar Yudhi.

Hingga hari keenam operasi SAR, Jumat (18/9) pukul 22.00 WITA, Basarnas mengonfirmasi 117 korban telah ditemukan, terdiri atas 108 orang selamat dan sembilan orang meninggal dunia. Sementara masih terdapat 126 orang yang belum ditemukan dari total 243 orang dalam manifes KM Virgo Transport 8.

KM Virgo Transport 8 mengangkut 243 orang ketika berlayar dari Surabaya, Jawa Timur, menuju Banjarmasin, Kalimantan Selatan, pada 12 September 2026.

Kapal tersebut dilaporkan mengalami cuaca buruk dan hilang kontak pada 13 September 2026 sekitar pukul 02.00 Wita sebelum ditemukan pada hari yang sama dalam kondisi terbalik di perairan Masalembu, Laut Jawa

  • km virgo transport 8

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.