Formula 1: Wolff Yakin Russell Bangkit dan Kembali Memburu Gelar

Rabu, 16 Sep 2026, 00:07 WIB

MADRID — Bos Mercedes Toto Wolff memberikan dukungan penuh kepada George Russell untuk kembali menemukan performa terbaiknya dan menunjukkan potensi yang dimiliki, meski musim ini pembalap Inggris tersebut harus berada di bawah bayang-bayang rekan setimnya yang baru berusia 20 tahun, Kimi Antonelli.

Russell mengawali musim Formula 1 sebagai salah satu favorit juara dunia. Namun, setelah 14 seri, pembalap berusia 28 tahun itu baru meraih dua kemenangan. Sebaliknya, Antonelli tampil luar biasa dengan mengoleksi delapan kemenangan.

Ket. Foto: George Russell. — Sumber: Formula 1

Russell masih berada di posisi kedua klasemen, tetapi jaraknya dengan Antonelli semakin melebar. Pada balapan di sirkuit baru Madrid, Minggu (14/9), Russell hanya mampu finis kelima. Di saat bersamaan, Antonelli meraih kemenangan dalam Grand Prix Spanyol pertama yang digelar di sirkuit baru Madrid tersebut.

Hasil itu membuat Antonelli unggul 81 poin atas Russell dalam klasemen sementara.

Meski demikian, Wolff menegaskan Mercedes tidak akan meninggalkan Russell. Menurutnya, pembalap kelahiran King's Lynn itu memiliki rekam jejak yang membuktikan bahwa dirinya merupakan salah satu pembalap terbaik.

“Dalam kasus George, Anda bisa mengalami balapan bagus dan buruk. Bisa menjalani tahun yang bagus maupun buruk. Tetapi kita berbicara tentang pembalap yang sebelumnya telah memenangkan semua yang berpotensi bisa dia menangkan,” ujar Wolff kepada wartawan di Madring.

Wolff mengingatkan bahwa Russell telah menunjukkan kemampuannya sejak masih berada di level junior. Ia pernah memenangkan berbagai kejuaraan karting, kemudian menjadi juara Formula 3 pada tahun pertamanya dan kembali menjuarai Formula 2 pada musim debutnya.

“Dia kemudian masuk ke Williams. Maksud saya, kita sedang berbicara tentang pembalap kelas atas,” kata Wolff.

Menurut pria asal Austria itu, tantangan Mercedes sekarang adalah menemukan cara agar Russell kembali mampu mengeluarkan seluruh potensinya.

“Kami perlu mencari tahu apa yang dibutuhkan agar dia bisa mengeluarkan potensi tersebut. Tentu ada juga aspek psikologis,” lanjut Wolff.

“Jika Anda mengalami rentetan hasil seperti yang dia alami tahun ini, Anda memang mendapat pukulan. Tetapi pembalap-pembalap hebat akan bangkit kembali. Saya yakin George memiliki semua yang dia butuhkan untuk bertarung memperebutkan gelar.”

Russell sendiri mulai bersikap realistis setelah hasil di Madrid. Seusai balapan, ia mengakui peluangnya untuk mengejar gelar juara dunia secara realistis sudah sangat tipis.

Pembalap Mercedes itu mengatakan fokusnya kini adalah mendapatkan hasil sebaik mungkin dalam balapan-balapan tersisa.

Meski demikian, Wolff mengingatkan bahwa persaingan belum sepenuhnya berakhir. Dalam sejarah Formula 1, pembalap pernah memenangkan banyak balapan tetapi gagal menjadi juara dunia. Bahkan, pembalap dengan jumlah kemenangan terbanyak dalam satu musim tidak selalu keluar sebagai juara.

Menurut Wolff, situasi bisa berubah cepat. Jika Antonelli mengalami dua balapan tanpa mendapatkan poin, Russell masih berpeluang kembali masuk dalam persaingan.

“Kami hanya membutuhkan dua balapan tanpa poin dari pihak Kimi agar George kembali berada dalam persaingan,” ujar Wolff.

Namun, Wolff juga memberikan pujian kepada Antonelli dan meyakini pembalap muda Italia itu memiliki mentalitas yang tepat untuk menghadapi tekanan dalam perburuan gelar.

“Kimi, dari kepribadiannya, sangat membumi. Dia 100 persen seorang pembalap dan tidak terganggu oleh apa pun di luar lintasan. Situasi keluarganya juga sangat baik,” kata Wolff.

Karena itu, Wolff tidak melihat adanya risiko Antonelli kehilangan fokus meski kini berada dalam posisi dominan.

“Saya berjanji kepada Anda, dia tidak sedang memikirkan soal gelar. Cara anak ini memisahkan berbagai hal sungguh luar biasa. Dia bisa menjadi anak muda biasa, kemudian masuk ke mobil dan berubah menjadi pembalap yang matang,” tuturnya.

“Jika dia mengatakan kepada dirinya sendiri, ‘Saya tidak memikirkan kejuaraan’, maka dia benar-benar tidak memikirkan kejuaraan.”

Bagi Mercedes, dominasi Antonelli sekaligus kebangkitan Russell menjadi tantangan menarik di sisa musim. Wolff kini berharap Russell mampu melewati periode sulit tersebut dan kembali menunjukkan kualitas yang membuatnya dipercaya sebagai calon juara sebelum musim dimulai.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.