Kebakaran TPAS Galuga Makin Serius, Ini Langkah Baru Pemkab Bogor

Rabu, 16 Sep 2026, 00:21 WIB

KABUPATEN BOGOR - Pemerintah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, membentuk satuan tugas (satgas) untuk mempercepat penuntasan kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Galuga, Kecamatan Cibungbulang.

Bupati Bogor Rudy Susmanto di Cibinong, Selasa, mengatakan pembentukan satgas diputuskan setelah dirinya meninjau lokasi dan memimpin rapat penuntasan penanganan kebakaran TPAS Galuga.

Ket. Foto: Petugas gabungan melakukan pemadaman kebakaran di TPAS Galuga, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. — Sumber: Antara foto

“Kita bergerak bersama, lintas sektor dan lintas wilayah. Tidak ada lagi sekat kabupaten atau kota karena keselamatan masyarakat adalah tanggung jawab kita bersama,” kata Rudy.

Satgas dibentuk untuk memperkuat koordinasi, memperjelas pembagian tugas, dan memastikan setiap langkah penanganan dilakukan secara terukur hingga seluruh titik api dan bara benar-benar padam.

Penanganan melibatkan Pemerintah Kabupaten Bogor, Pemerintah Kota Bogor, TNI, Polri, serta instansi terkait lainnya karena TPAS Galuga digunakan untuk pelayanan persampahan kedua daerah.

“Insyaallah, dengan kerja keras dan gotong royong seluruh pihak, Galuga segera kita tuntaskan,” ujarnya.

Penanganan kebakaran TPAS Galuga telah memasuki hari kesembilan. Api pertama kali muncul pada Senin (7/9) sekitar pukul 16.00 WIB di lahan pertanian yang berbatasan dengan TPAS, kemudian merembet ke area timbunan sampah lama.

Berdasarkan data Pemerintah Kabupaten Bogor, luas area terdampak sempat mencapai 8,4 hektare. Hingga Senin (14/9), area yang masih memerlukan penanganan tersisa sekitar 1,4 hektare di bagian utara dan 1.000 meter persegi di bagian timur.

Sementara itu, Asisten Deputi Ekonomi Sirkuler dan Dampak Lingkungan Kementerian Koordinator Bidang Pangan Rofi Alhanif menyebut secara visual sudah tidak terlihat kobaran api maupun kepulan asap saat meninjau TPAS Galuga, Selasa.

Meski demikian, petugas masih mendinginkan sejumlah titik yang terasa hangat untuk mencegah api kembali muncul dari bawah timbunan sampah. Penanganan juga diperkuat dengan pengerahan personel Manggala Agni dari Kementerian Kehutanan.

Tim gabungan melakukan pendinginan menggunakan mobil pemadam, alat berat, mesin pompa alkon, dan embung darurat. Drone termal Mata Garuda juga diterbangkan secara berkala untuk mendeteksi bara tersembunyi di bawah tumpukan sampah.

Pemkab Bogor menargetkan penanganan kebakaran tuntas sebelum peletakan batu pertama proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di TPAS Galuga pada 17 September 2026.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Marcellus Widiarto

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.