• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Pokémon Perluas Kolaboras...

Pokémon Perluas Kolaborasi di Indonesia, dari Wayang hingga Olahraga dan Pokémon Run 30

Selasa, 15 Sep 2026, 16:50 WIB

JAKARTA — The Pokémon Company (TPC) memperluas kiprahnya di Indonesia melalui sejumlah proyek dan kemitraan baru untuk tahun fiskal 2026–2027. Program tersebut mencakup kolaborasi dengan budaya tradisional wayang, pengembangan olahraga anak melalui sepak bola putri dan bulu tangkis, hingga penyelenggaraan acara lari dan festival dalam rangka 30 tahun Pokémon.

Pengumuman tersebut disampaikan TPC dalam konferensi pers di Jakarta pada 14 September 2026. Selain program berbasis aktivitas fisik dan budaya, TPC juga mengumumkan penambahan dukungan bahasa Indonesia untuk gim ponsel pintar Pokémon Trading Card Game Pocket.

Ket. Foto: Suasana konferensi pers pengumuman perluasan kerja sama The Pokémon Company di Jakarta pada hari Senin (14/9/2026). Di Tanah Air, perusahaan ini memperluas kolaborasi melalui Poké Wayang, program olahraga putri, Pokémon Run 30, dan penambahan dukungan bahasa Indonesia. — Sumber: Koran Jakarta - Haryo Brono

Rangkaian program tersebut menjadi bagian dari upaya TPC memperluas pengalaman Pokémon di Indonesia melalui berbagai bidang, mulai dari budaya, olahraga, gim, hingga kegiatan komunitas. Perusahaan juga menempatkan anak-anak sebagai salah satu kelompok yang ingin dijangkau melalui berbagai inisiatif tersebut.

Dalam pengumuman kali ini, terdapat lima program utama yang diperkenalkan, yakni kolaborasi dengan wayang melalui “Poké Wayang”, proyek olahraga “MilkLife Sports Project with Pokémon”, penyelenggaraan “Pokémon Run 30”, dukungan bahasa Indonesia untuk Pokémon Trading Card Game Pocket, serta penyelenggaraan “Pikachu's Indonesia Journey”.

Acara “Pikachu's Indonesia Journey” nantinya juga akan digelar bersamaan dengan “Nintendo Switch and Nintendo Switch 2 Experience Jakarta”.

Pokémon Bertemu Wayang

Salah satu program yang membawa Pokémon keluar dari ranah hiburan digital adalah kolaborasi dengan wayang, kesenian tradisional yang telah menjadi bagian penting dari kebudayaan Indonesia.

Melalui “Poké Wayang”, TPC mempertemukan karakter dan dunia Pokémon dengan pertunjukan wayang. Wayang sendiri merupakan seni pertunjukan tradisional yang berkembang dalam berbagai bentuk di Indonesia. Salah satu bentuk yang paling dikenal adalah wayang kulit, yang menggunakan karakter dari ukiran kulit dan dimainkan sebagai pertunjukan bayangan dengan iringan gamelan.

Kolaborasi tersebut dirancang bukan hanya sebagai perpaduan dua unsur budaya, tetapi juga sebagai sarana memperkenalkan kembali kesenian tradisional kepada anak-anak melalui medium yang dekat dengan mereka.

Ketua Umum SENAWANGI (Sekretariat Nasional Pewayangan Indonesia), Marsda TNI (Purn) F.H. Bambang Soelistyo, mengatakan kolaborasi tersebut menjadi kesempatan untuk mempertemukan budaya Indonesia dengan dunia Pokémon.

“Ini adalah kolaborasi spesial di mana budaya Indonesia bertemu dengan Pokémon. Mari rasakan budaya kita lebih dekat dan kenali pesonanya bersama Poké Wayang,” ujarnya.

Dalam kisah “Poké Wayang”, Pikachu dan sejumlah Pokémon lainnya akan menghadapi berbagai rintangan. Cerita tersebut membawa pesan mengenai pentingnya bekerja sama dengan teman dan saling mendukung dengan orang-orang terdekat.

Untuk memperkuat nuansa Indonesia, musik ikonis dari seri gim Pokémon juga diaransemen ulang menggunakan alunan gamelan. Hasilnya diharapkan menghadirkan perpaduan antara elemen khas Pokémon dengan suasana pertunjukan tradisional Indonesia.

Pertunjukan perdana “Poké Wayang” dijadwalkan berlangsung dalam ajang World Conference on Creative Economy (WCCE) pada 22 Oktober 2026.

Setelah pertunjukan perdana, TPC berencana membawa “Poké Wayang” berkeliling ke sejumlah sekolah dasar di Indonesia. TPC juga akan mendonasikan perangkat pertunjukan wayang edisi khusus kepada sekolah-sekolah agar anak-anak dapat mengenal dan memainkan bentuk kesenian tersebut secara langsung.

Program ini mendapat dukungan dari Kementerian Ekonomi Kreatif, Kementerian Kebudayaan, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, serta SENAWANGI.

Membawa Pokémon ke Lapangan Olahraga

Kolaborasi berikutnya menyasar dunia olahraga anak. TPC menggandeng MilkLife melalui program “MilkLife Sports Project with Pokémon” yang berfokus pada sepak bola putri dan bulu tangkis.

Program tersebut diarahkan untuk membuka lebih banyak kesempatan bagi anak-anak dan generasi muda Indonesia untuk beraktivitas melalui olahraga. Pokémon akan menjadi bagian dari inisiatif olahraga yang sebelumnya telah dikembangkan MilkLife, sekaligus menghadirkan pengalaman baru bagi peserta.

Peluncuran program ini turut menghadirkan sejumlah mantan atlet papan atas Jepang, yakni mantan pemain tim nasional sepak bola putri Jepang, Mana Iwabuchi dan Aya Miyama, serta mantan pebulu tangkis nomor satu dunia, Kento Momota.

Iwabuchi dan Miyama merupakan bagian dari tim nasional Jepang yang menjuarai Piala Dunia Wanita FIFA 2011. Sementara Momota dikenal sebagai salah satu pebulu tangkis terbaik Jepang dan pernah menduduki peringkat satu dunia.

Kehadiran mereka juga akan berlanjut dalam kegiatan olahraga di Indonesia. Iwabuchi dan Miyama dijadwalkan menggelar coaching clinic dalam ajang “MilkLife Soccer Challenge” di Jakarta mulai 17 September 2026.

Kegiatan tersebut diharapkan tidak hanya memberikan pengalaman berlatih bersama atlet berpengalaman, tetapi juga memperkuat hubungan antara Indonesia dan Jepang melalui olahraga.

Victor R. Hartono, Pemilik MilkLife Soccer and Badminton, turut hadir dalam konferensi pers dan menyatakan dukungan terhadap kolaborasi tersebut.

Pokémon RUN 30 Hadir di Jakarta

Dalam rangka memperingati 30 tahun Pokémon, TPC juga akan membawa “Pokémon Run” ke Indonesia.

“Pokémon Run 30: Indonesia Edition” mengusung tema “Run into the Future with Pokémon!” dan akan berlangsung di Jakarta pada 12–13 Desember 2026. Acara lari utama dijadwalkan pada 13 Desember, sementara “Pokémon Festival Zone” akan dibuka selama dua hari, 12–13 Desember.

Rute lari akan mengambil lokasi di kawasan Gelora Bung Karno (GBK) dan Jalan Sudirman. Sementara itu, Festival Zone akan berlangsung di fX Sudirman.

Kategori yang disiapkan adalah fun run sekitar 5 kilometer. Jarak tersebut dirancang agar dapat diikuti berbagai kalangan, mulai dari pelari pemula, penggemar olahraga dan Pokémon, hingga keluarga serta anak-anak.

Peserta akan mendapatkan pengalaman lari dengan konsep yang berbeda dari ajang lari pada umumnya. Sepanjang rute, peserta akan diajak memasuki sejumlah elemen bertema Pokémon, termasuk Pokémon Gym, Pokémon Center, dan misi Pokédex.

Di area Pokémon Gym, peserta dapat mengikuti atraksi interaktif yang menguji ketangkasan. Pokémon Center akan berfungsi sebagai titik minum sekaligus tempat peserta beristirahat dan mengisi kembali energi.

Sementara itu, dalam misi Pokédex, peserta akan menemukan berbagai Pokémon di sepanjang rute dan berkesempatan mengumpulkan stiker khusus untuk melengkapi koleksi mereka.

Pengalaman tersebut berlanjut hingga garis finis. Peserta akan mendapatkan momen khusus yang berkaitan dengan Pokémon partner yang mereka pilih pada awal perlombaan.

Biaya pendaftaran “Pokémon Run 30” ditetapkan sebesar Rp899.000. Biaya tersebut sudah mencakup Race Pack eksklusif “Pokémon Run 30 Runner's Kit”. Pendaftaran untuk peserta di Indonesia dibuka mulai Sabtu, 19 September 2026 pukul 00.00 WIB. Dalam penyelenggaraan regional tersebut, Uniqlo menjadi sponsor.

Festival Pokémon untuk Publik

Tidak semua rangkaian acara membutuhkan tiket lari. TPC juga menyiapkan “Pokémon Festival Zone” yang dapat dikunjungi masyarakat secara gratis di fX Sudirman.

Area tersebut dirancang sebagai ruang bagi pengunjung untuk mengenal perjalanan Pokémon sekaligus mencoba berbagai pengalaman yang berkaitan dengan waralaba tersebut.

Salah satunya adalah “Pokémon Time Tunnel”, area pameran imersif yang membawa pengunjung menelusuri perjalanan Pokémon melalui berbagai medium, mulai dari gim video, Pokémon Game Kartu Koleksi, serial animasi, hingga proyek kolaborasi lokal.

Pengunjung juga dapat mendatangi “Pokémon Experience Zone” untuk mencoba berbagai permainan dan aktivitas. Di area tersebut tersedia pengalaman bermain gim untuk Nintendo Switch 2, permainan Pokémon Game Kartu Koleksi, aplikasi seluler, dan berbagai aktivitas lainnya.

Selain itu, tersedia pula merchandising booth yang menjual produk eksklusif edisi peringatan Pokémon Run.

Sementara itu, peserta “Pokémon Run 30” akan mendapatkan paket khusus yang berisi kaus Pokémon Run, tas serut, nomor dada bertema tipe Rumput, Api, atau Air, serta ban lengan dengan desain Poké Ball.

Paket tersebut juga mencakup Pokémon Dex Search Sheet, kartu lentikular Starter Pokémon yang terdiri atas Bulbasaur, Charmander, atau Squirtle, boneka Pikachu yang dapat dikenakan di bahu, serta satu booster pack Pokémon Game Kartu Koleksi.

Pilihan karakter pada sejumlah item akan disesuaikan dengan tipe yang dipilih peserta saat mendaftar.

Memperluas Akses Pokémon di Indonesia

Selain kegiatan fisik dan budaya, TPC juga memperluas akses terhadap produk digitalnya. Salah satunya melalui penambahan dukungan bahasa Indonesia untuk Pokémon Trading Card Game Pocket, gim seluler yang memungkinkan pemain mengoleksi dan memainkan kartu Pokémon secara digital.

Langkah tersebut menunjukkan bahwa ekspansi Pokémon di Indonesia tidak hanya dilakukan melalui acara tatap muka. Pengalaman digital juga menjadi bagian dari strategi untuk mendekatkan waralaba tersebut dengan pengguna di Indonesia.

Program lainnya, “Pikachu's Indonesia Journey”, juga dipastikan hadir dan akan diselenggarakan bersamaan dengan “Nintendo Switch and Nintendo Switch 2 Experience Jakarta”.

Dengan berbagai agenda tersebut, TPC mencoba membangun pengalaman Pokémon melalui lebih banyak ruang dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Budaya tradisional menjadi salah satunya melalui wayang, sementara olahraga menjadi jalur lain melalui sepak bola putri dan bulu tangkis.

Di sisi hiburan, Pokémon Run dan Festival Zone menawarkan pengalaman langsung bagi penggemar, sedangkan dukungan bahasa Indonesia untuk gim memberikan akses yang lebih dekat bagi pengguna digital.

Rangkaian program itu sekaligus menandai pendekatan yang lebih luas menjelang 30 tahun perjalanan Pokémon, dengan Indonesia menjadi salah satu negara yang mendapat berbagai proyek dan kolaborasi baru pada tahun fiskal 2026–2027.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Haryo Brono

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.