Alcaraz Bangkit, Singkirkan Munar dan Melaju ke Final Japan Open
Selasa, 06 Okt 2026, 00:30 WIBTOKYO â Carlos Alcaraz menunjukkan mental juara untuk membalikkan keadaan dan menyingkirkan sesama petenis Spanyol, Jaume Munar, pada semifinal Japan Open, Senin (5/10). Sempat kehilangan set pertama, Alcaraz bangkit untuk menang 5-7, 6-3, 6-1 sekaligus menjaga langkahnya menuju gelar pertama setelah kembali dari cedera pergelangan tangan.
Sebagai juara bertahan, Alcaraz sempat mengalami masalah dengan servisnya pada awal pertandingan. Namun, petenis berusia 23 tahun itu mampu meningkatkan permainan secara bertahap sebelum akhirnya menguasai duel melawan Munar.
Kemenangan tersebut membawa Alcaraz ke final Japan Open dan semakin mendekatkannya kepada gelar tunggal pertamanya sejak kembali berkompetisi setelah mengalami cedera.
Alcaraz sebelumnya mencatat sejarah dengan melengkapi career Grand Slam setelah menjuarai Australian Open pada Februari. Namun, dua bulan kemudian ia mengalami cedera pergelangan tangan yang membuatnya harus menepi.
Ia baru kembali tampil pada US Open. Meski belum langsung mencapai final, perjalanan hingga perempat final menjadi indikasi bahwa performanya perlahan kembali ke level terbaik.
Menghadapi Munar di Tokyo, Alcaraz sebenarnya terlihat berada dalam posisi menguntungkan ketika memimpin 5-4 pada set pertama.
Namun, dua gim servis yang buruk justru membuat momentum berbalik. Alcaraz gagal mempertahankan keunggulan dan memberikan kesempatan kepada Munar untuk merebut set pembuka 7-5.
Awal set kedua juga tidak berjalan mulus bagi unggulan utama tersebut. Akan tetapi, Alcaraz segera menemukan kembali ritme permainannya.
Pukulan-pukulan agresif mulai keluar dari raketnya dengan lebih konsisten. Ia menekan Munar dari baseline dan memaksanya terus bertahan.
Alcaraz akhirnya mengamankan set kedua dengan skor 6-3 untuk memaksakan set penentuan.
Memasuki set ketiga, perbedaan kualitas kedua pemain semakin terlihat.
Alcaraz tampil semakin percaya diri, sementara Munar mulai kesulitan mengimbangi intensitas permainan lawannya. Petenis berusia 23 tahun tersebut memadukan variasi pukulan, kecepatan pergerakan dan serangan dari berbagai sudut lapangan.
Munar akhirnya tidak mampu menghentikan laju Alcaraz yang menyelesaikan set ketiga dengan kemenangan telak 6-1.
Kemenangan tersebut menjadi bukti lain bahwa Alcaraz semakin mendekati bentuk terbaiknya setelah kembali dari cedera.
Sebelumnya, ia juga tampil impresif ketika membantu Tim Eropa menjuarai Laver Cup bulan lalu. Performa tersebut menjadi sinyal bahwa mantan petenis nomor satu dunia itu mulai kembali menemukan momentum.
Di final Japan Open, Alcaraz akan menghadapi pemenang semifinal lainnya antara Jiri Lehecka dan Valentin Vacherot pada hari Selasa.
Bagi Alcaraz, pertandingan tersebut menjadi kesempatan untuk menutup perjalanan comeback dengan gelar juara sekaligus mempertahankan statusnya sebagai penguasa Japan Open.
Setelah melewati cedera, keraguan, dan awal pertandingan yang sulit melawan Munar, Alcaraz kini hanya membutuhkan satu kemenangan lagi untuk mengangkat trofi pertamanya sejak kembali ke arena kompetitif.
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Penyelundupan 16 Batang Emas ke Luar Negeri Berhasil Digagalkan Polda Sulut
-
Peluang Melemah Terbuka - 17 September 2026
-
Kemenhut Bentuk Tim Khusus Selidiki Dugaan Pidana Karhutla Bromo
-
UU Reforma Agraria Ditantang Bereskan Akar Konflik Tanah
-
Kolaborasi Lintas Sektor Diperkuat, Indonesia Bidik Posisi sebagai Pusat Uji Klinik Global
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.