Pencarian 8 Orang Hilang di Selat Sunda Memasuki Hari Kedua, Basarnas Perluas Radius

Rabu, 09 Sep 2026, 12:25 WIB

Jakarta - Tim SAR memperluas cakupan pencarian pada hari kedua operasi penyelamatan delapan penumpang kapal cepat yang membawa rombongan jurnalis yang dilaporkan hilang kontak saat meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang, Banten.

Deputi Operasi Basarnas Edy Prakoso di Jakarta, Rabu (9/9), mengatakan pencarian hari kedua dioptimalkan dengan membagi kekuatan menjadi empat Search and Rescue Unit (SRU) untuk menjangkau area yang lebih luas.

Ket. Foto: Personel Basarnas Banten bersama personel Ditpolairud bersiap untuk operasi SAR hari kedua kapal penumpang hilang kontak di Dermaga Marina Lippo Carita, Pandeglang, Banten, Rabu (9/9). — Sumber: Antara

"Operasi SAR hari kedua dimulai sejak pukul 07.00 WIB dengan melibatkan sejumlah unsur SAR serta dukungan penuh sarana laut dan udara," kata Edy.

Ia menjelaskan SRU 1 menggunakan KN SAR Tetuka 247 dengan cakupan penyisiran sejauh 68,3 nautical mile (NM), sedangkan SRU 2 mengoperasikan KAL Anyer sejauh 69,5 NM. SRU 3 menggunakan RIB 01 Lampung untuk menyisir sejauh 67 NM, sementara SRU 4 mengerahkan RIB 02 Banten untuk menyisir khusus perairan sekitar Pulau Rakata dan Pulau Panjang.

Selain armada utama, operasi juga didukung KP Sanjaya, RIB 03 Lampung, rescue car, truk personel, serta drone thermal untuk membantu pemantauan dari udara. Tim turut menyiagakan peralatan medis dan komunikasi darurat.

Delapan orang yang masih dalam pencarian terdiri atas tiga kru kapal, yakni Warta (55), kapten; Surakman (60), ABK; dan Heriyanto (49), pemandu. Lima lainnya merupakan jurnalis, yakni M. Bagus Khoirunnas dari LKBN ANTARA, Ari Basuki dari Merdeka.com, Yudhis dari iNews, Daus dari Anadolu, dan Donal, pewarta lepas.

Operasi SAR melibatkan personel gabungan dari Kantor SAR Banten, Unit SAR Pandeglang, Kantor SAR Lampung, TNI-Polri, pemerintah daerah, Balawista, serta nelayan setempat.

Cuaca di lokasi pencarian dilaporkan cerah berawan dengan angin dari selatan menuju utara berkecepatan 14 knot. Kondisi gelombang laut relatif kondusif dengan ketinggian sekitar 0,4 hingga 1 meter.

Basarnas mengimbau masyarakat pesisir, nelayan, dan pengguna transportasi laut di perairan Selat Sunda segera memberikan informasi kepada tim gabungan apabila menemukan petunjuk mengenai keberadaan kapal maupun para korban.

Optimalkan Pencarian

Anggota DPR RI Iman Sukri meminta pemerintah dan tim SAR mengoptimalkan pencarian lima jurnalis yang hilang kontak saat meliput kawasan Gunung Anak Krakatau sejak Senin (7/9).

"Setiap waktu sangat berharga. Kami meminta seluruh pihak memaksimalkan sumber daya dan memperluas area pencarian. Prioritas utama adalah menemukan seluruh korban secepat mungkin dalam keadaan selamat," ujar Iman.

Ia menegaskan keselamatan jurnalis harus menjadi perhatian utama karena profesi tersebut kerap menempatkan pekerja media di lokasi rawan bencana demi menyampaikan informasi kepada masyarakat.

"Jurnalis adalah profesi yang mulia, karena mereka menjadi mata dan telinga masyarakat. Mereka bekerja untuk memastikan masyarakat mendapatkan informasi yang benar mengenai berbagai peristiwa. Namun, di balik tugas tersebut, keselamatan mereka juga harus benar-benar diperhatikan dan menjadi prioritas," katanya.

Iman juga mendorong seluruh unsur SAR, termasuk personel, armada kapal, dan perangkat komunikasi, memperkuat koordinasi agar pencarian berlangsung optimal.

"Kita berharap segera mendengar kabar baik. Semoga kelima jurnalis dan tiga orang lainnya yang berada dalam kapal tersebut dapat segera ditemukan dalam keadaan sehat dan selamat, tanpa kurang apa pun," ujarnya.

Sebelumnya, Basarnas menggelar operasi pencarian terhadap kapal cepat yang membawa rombongan jurnalis, termasuk pewarta foto LKBN ANTARA, setelah dilaporkan hilang kontak di perairan Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang, Banten.

Deputi Operasi Basarnas Edy Prakoso menyampaikan keprihatinan atas insiden tersebut dan memastikan tim SAR gabungan terus mengoptimalkan penyisiran di lokasi kejadian.

  • Jurnalis Hilang

Redaktur: Andes Tanjung

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.