Voli Pantai Asian Games 2026: Bintang/Sofyan ke Perempat Final, Imam/Fairuz Terhenti

Rabu, 30 Sep 2026, 00:07 WIB

JAKARTA - Wakil Indonesia pada nomor voli pantai putra Asian Games Aichi-Nagoya 2026 mendapatkan hasil berbeda pada babak 16 besar. Bintang Akbar/Sofyan Rachman Efendi berhasil melanjutkan langkah ke perempat final, sedangkan Imam Ahmad Faisal/Fairuz Bayhaqly harus mengakhiri perjuangannya.

Bintang/Sofyan yang menjadi unggulan ketiga memastikan tiket perempat final setelah menundukkan pasangan Oman Hood Al Jalaboubi/Mazin Al Hashimi dua set langsung, 22-20 dan 21-18, Selasa (29/9).

Ket. Foto: Bintang Akbar/Sofyan Rachman Efendi. — Sumber: PBVSI

Pertandingan tersebut sempat berlangsung ketat. Bintang/Sofyan bahkan belum mampu bermain sesuai pola yang diharapkan pada awal laga karena kehilangan kepercayaan diri.

Pelatih timnas voli pantai Indonesia Andi Ardiansyah mengatakan Bintang menjadi salah satu pemain yang sempat terpengaruh permainan pasangan Oman.

“Set pertama anak-anak sempat tidak percaya diri, terutama Bintang. Gaya permainan anak-anak sempat mengikuti lawan sehingga lawan dapat mendikte anak-anak sampai skor kejar-kejaran,” kata Andi.

Untuk mengubah situasi tersebut, Andi mengambil time out dan meminta Bintang/Sofyan kembali pada permainan yang telah mereka siapkan. Instruksi tersebut kemudian mampu dijalankan dengan baik hingga pasangan Indonesia mengamankan kemenangan.

“Setelah time out anak-anak saya suruh jangan ngikut permainan lawan. Alhamdulillah anak-anak bisa memenangkan pertandingan,” ujar Andi.

Hasil positif itu membuat Bintang/Sofyan terus menjaga peluang untuk bersaing memperebutkan medali. Di perempat final, mereka akan menghadapi pemenang laga antara pasangan Qatar Musa Alkeer Mou/Mohamed Zainelabedin dan wakil China Song Jinyang/Wang Yanwei.

Perjalanan Bintang/Sofyan menuju fase gugur juga ditandai catatan sempurna. Mereka keluar sebagai juara Pul C setelah meraih tiga kemenangan tanpa sekalipun kehilangan set.

Pada pertandingan terakhir fase grup, pasangan Indonesia tersebut mengatasi perlawanan wakil Filipina James Buytrago/Ronniel Rosales dengan skor 21-18 dan 21-15.

Nasib berbeda dialami Imam/Fairuz. Berstatus runner-up Pul E, mereka harus menghadapi pasangan China Wu Jiaxin/Zhou Chaowei pada babak 16 besar.

Imam/Fairuz tidak mampu mengatasi permainan lawan dan akhirnya kalah dua set langsung dengan skor 13-21 dan 11-21. Kekalahan tersebut sekaligus memastikan mereka tersingkir dan gagal mencapai perempat final.

Koko Prasetyo selaku pelatih timnas voli pantai Indonesia mengakui hasil yang diperoleh Imam/Fairuz belum maksimal. Kendati demikian, ia melihat pertandingan tersebut memberikan pengalaman penting karena lawan yang dihadapi memiliki jam terbang tinggi.

“Anak-anak hasil belum maksimal. Namun, hari ini anak-anak dapat pelajaran berharga dari tim Tiongkok yang mereka adalah pemain 2018 AG yang sudah kaya pengalaman,” kata Koko.

Koko juga menilai tekanan dalam pertandingan membuat Imam/Fairuz belum dapat memperlihatkan kemampuan terbaik mereka. “Mereka dalam keadaan tertekan, makanya belum bisa mampu mengeluarkan kemampuan terbaiknya,” ujar Koko.

Menurut Koko, pengalaman menghadapi pasangan Tiongkok tersebut dapat menjadi bekal bagi Imam/Fairuz untuk memperbaiki penampilan pada kompetisi berikutnya. “Pembelajaran yang baik buat next competition,” kata Koko.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.