Indonesia Tambah Satu Emas dan Dua Perak pada Hari ke-11 Asian Games 2026

Selasa, 29 Sep 2026, 23:37 WIB

Jakarta - Kontingen Indonesia menambah satu medali emas dan dua perak pada rangkaian pertandingan Asian Games Aichi-Nagoya 2026 hari ke-11, Selasa, dengan bulu tangkis menjadi penyumbang utama, melalui nomor ganda putra dan ganda campuran.

Ganda putra Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin mempersembahkan emas setelah menaklukkan pasangan China Liang Weikeng/Wang Chang melalui pertandingan tiga gim 19-21, 21-13, 21-18 di Ichinomiya City Municipal Gymnasium, Aichi.

Ket. Foto: Tim Ganda Putra Indonesia Leo Rolly Carnando (kiri) dan Daniel Marthin (kanan) di Asian Games Aichi Nagoya 2026. — Sumber: Antara

Kemenangan tersebut sekaligus menjadi bagian dari keberhasilan Indonesia menjuarai nomor beregu putra.

Leo/Daniel harus kehilangan gim pertama 19-21, namun bangkit untuk merebut gim kedua 21-13. Pasangan Indonesia kemudian menjaga keunggulan pada gim penentuan hingga menutup pertandingan berdurasi 62 menit dengan skor 21-18.

Dari nomor ganda campuran, Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah menyumbangkan medali perak setelah kalah dari pasangan peringkat satu dunia asal China Jiang Zhen Bang/Wei Yaxin 19-21, 8-21.

Amri/Nita mampu memberikan perlawanan ketat pada gim pertama, bahkan sempat memimpin selepas interval, sebelum Jiang/Wei mengambil alih permainan. Pasangan Indonesia kemudian kesulitan keluar dari tekanan pada gim kedua hingga pertandingan berakhir dalam 40 menit.

Satu medali perak lainnya datang dari cabang surfing melalui I Made Pajar Ariyana pada nomor shortboard putra.

Pajar harus mengakui keunggulan peselancar tuan rumah Kanoa Igarashi pada final di Tahara, Aichi. Pajar mengumpulkan 10,40 poin dari dua ombak terbaiknya, sedangkan Igarashi membukukan 12,87 poin untuk merebut emas.

Perak Pajar juga menjadi catatan bersejarah karena surfing untuk pertama kalinya dipertandingkan pada Asian Games.

Sebelum mencapai final, Pajar melewati wakil China Wu Shindong pada perempat final dengan 12,67 berbanding 11,66, kemudian menyingkirkan Jayuard Alciso dari Filipina 13,60 berbanding 12,37 pada semifinal.

Selain tambahan tiga medali, Indonesia masih menjaga peluang dari sejumlah cabang yang memulai atau melanjutkan persaingan pada Selasa.

Dari panjat tebing, Desak Made Rita Kusuma Dewi dan Berthdigna Devi Surya Kusuma memastikan tempat pada fase berikutnya nomor speed putri.

Desak menempati peringkat ketiga kualifikasi dengan catatan 6,29 detik, hanya berada di belakang Deng Lijuan asal China yang membukukan 6,23 detik dan Jeong Jimin dari Korea Selatan dengan 6,25 detik. Berthdigna berada di posisi kelima dengan 6,49 detik.

Empat wakil kano slalom juga memastikan tiket semifinal. Krisna Septiana lolos dari nomor kayak tunggal putra, Putu Santhi dari kano tunggal putri, Ade Yoan Sutanto dari kano tunggal putra, serta Kadek Sintha dari kayak tunggal putri.

Dari tenis, Muhammad Rifqi Fitriadi melaju ke putaran ketiga tunggal putra setelah menyingkirkan petenis Pakistan Muhammad Shoaib dua set langsung 6-4, 6-4 dalam pertandingan selama satu jam delapan menit.

Rifqi selanjutnya menghadapi wakil China Wu Yibing untuk memperebutkan tempat di perempat final.

Pasangan ganda campuran Christopher Rungkat/Aldila Sutjiadi juga mengawali langkah dengan kemenangan meyakinkan 6-1, 6-1 atas pasangan Nepal Swastika Bista/Nisan Shrestha.

Sementara perjalanan Gunawan Trismuwantara/Lucky Kurniawan pada nomor ganda putra berakhir setelah kalah dari pasangan Thailand Pruchya Isaro/Maximus Jones 2-6, 4-6 pada putaran kedua.

Hasil kurang memuaskan diperoleh Indonesia dari panahan setelah empat wakil recurve individu gagal melangkah ke perempat final.

Pada sektor putri, Diananda Choirunisa dan Rezza Octavia sama-sama terhenti di babak 16 besar. Diananda kalah 2-6 dari Zhu Jingyi asal China, sedangkan Rezza takluk 3-7 dari unggulan ketiga Korea Selatan Oh Yejin. Hasil tersebut memastikan Indonesia kembali tanpa medali pada recurve individu putri.

Sebelumnya, Ahmad Khoirul Baasith dan Riau Ega Agata Salsabila juga terhenti pada babak 32 besar recurve individu putra setelah masing-masing kalah 4-6.

Pada voli pantai, Sofyan Rachman Efendi/Bintang Akbar menjaga langkah Indonesia setelah menang 2-0 atas Oman untuk melaju ke perempat final, sedangkan Imam Ahmad Faisal/Fairuz Bayhaqly terhenti setelah kalah 0-2 dari China.

Tim voli putra Indonesia juga harus mengakui keunggulan Iran dengan skor 2-3 pada pertandingan Grup B. Sementara dari padel, Fadona Kusumawati/Fitriani Sabatini melaju ke perempat final seusai menang 6-1 atas Kuwait.

Di Cluster Shizuoka, tim pursuit putra balap sepeda Indonesia yang diperkuat Muhammad Andy Royan, Bernard Benyamin Van Aert, Julian Abi Manyu, dan Terry Yudha Kusuma menempati peringkat ketujuh putaran pertama dengan catatan empat menit 07,250 detik.

  • Asian Games 2026

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.