Jasa Marga Bawa Kabar Besar: Tol Yogya-Bawen Seksi 6 Beroperasi November, Libur Akhir Tahun Makin Lancar

Rabu, 09 Sep 2026, 18:45 WIB

JAKARTA – Proyek Jalan Tol Yogyakarta–Bawen menjadi salah satu infrastruktur strategis yang diharapkan memperkuat konektivitas antara Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah.

Kehadiran tol ini tidak hanya ditujukan untuk mempercepat mobilitas masyarakat dan distribusi barang, tetapi juga membuka akses ekonomi baru, mendukung sektor pariwisata, serta mendorong pertumbuhan kawasan yang dilalui.

Ket. Foto: Foto udara pekerja menyelesaikan pembuatan marka jalan pada proyek pembangunan Jalan Tol Yogyakarta-Bawen Seksi 6 di Bawen, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. — Sumber: ANTARA/Aprillio Akbar.

PT Jasa Marga (Persero) Tbk mengungkapkan Jalan Tol Yogyakarta–Bawen Seksi 6 Ambarawa-Bawen akan dioperasionalkan pada November tahun ini.

Direktur Utama Jasa Marga Rivan A Purwantono mengatakan bahwa seperti yang dilaksanakan di tahun 2026, sejak Natal-Tahun Baru pada tahun 2025 dan kemudian Lebaran tahun 2026, ada beberapa ruas yang telah selesai, yang kemudian dilakukan penggunaan dalam mendukung mobilitas masyarakat pada periode Natal-Tahun Baru dan Lebaran sebagai bagian dari fungsional.

"Maka setelah disiapkan di tahun 2026 ini, Jasa Marga akan mengoperasionalkan salah satunya adalah Jalan Tol Yogya-Bawen Seksi 6. Ini khususnya Ambarawa-Bawen sudah memasuki masa Uji Laik Fungsi Operasi atau ULFO, yang diharapkan akan dapat dioperasionalkan di November tahun 2026," ujar Rivan dalam konferensi pers daring di Jakarta, Rabu (9/9).

Menurut dia, selain itu pada akhir tahun 2026 atau awal 2027, ada 62 km jalan tol yang kemarin juga digunakan sebagai bagian dari fungsional yaitu Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi dan Jalan Tol Yogya-Solo-Yogya-Bawen. Ini adalah keseluruhan tol baru yang akan dioperasionalkan pada akhir 2026 maupun awal 2027.

Sebagai informasi, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus mempercepat pembangunan infrastruktur jalan tol guna mendukung konektivitas antar daerah serta pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi lokal. Salah satu proyek strategis yang menjadi perhatian adalah Jalan Tol Yogyakarta–Bawen.

Sejalan dengan upaya percepatan tersebut, Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan bahwa kehadiran jalan tol diharapkan memberikan dampak multiplier effect terhadap pertumbuhan ekonomi, terutama di daerah-daerah yang dilalui. Selain itu, keberadaan jalan tol juga dinilai penting dalam meningkatkan efisiensi waktu tempuh dan menurunkan biaya logistik.

Jalan Tol Yogyakarta–Bawen memiliki panjang total 75,12 km, yang terbagi menjadi 6 seksi. Seksi 1 Sleman –Banyurejo sepanjang 8,8 km, Seksi 2 Banyurejo – Borobudur (15,20 km) dan Seksi 3 Borobudur – Magelang (8,10 km).

Kemudian Seksi 4 Magelang – Temanggung (16,65 km) dan Seksi 5 Temanggung –Ambarawa (21,39 km), dan Seksi 6 Ambarawa – Bawen sepanjang 5,2 km.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.